Tampilkan postingan dengan label Campursari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Campursari. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Maret 2013

Step by Step Membuat Takir

Berikut ini adalah step by step membuat takir yang dikirim oleh oleh Mbak Ita Sangaji


1. Dari daun yang masih lembaran, pegang salah satu ujung daun, lalu tekuk sedikit ke arah atas (menyerupai huruf L).
2. Dari daun yang sudah di tekuk tersebut, dorong salah satu ujung daun (kiri atau kanan) ke belakang
3. Tahan lipatan daun yang sudah di dorong ke belakang dengan salah satu tangan 4. Dorong lagi sisi daun yang sebelahnya ke belakang
5 dan 6. Satukan lipatan dan pegang di bagian tengah daun
7. strapless lipatan daun yang sudah terbentuk
8. Rapikan sisi-sisi daun dengan gunting
9. Takir siap untuk digunakan.

Semoga dimengerti bahasanya :)

Salam,
Ita

Jumat, 22 Maret 2013

Cara membuat (Homemade)Tepung Beras dan Tape Nasi Untuk Kue Traditional

Hi NCCers,
Saya ingin membagikan cara untuk membuat Homemade tepung beras dan tape nasi untuk membuat kue-kue traditional, mudah-mudahan bisa membantu bila ada resep yang ditulis menggunakan tepung beras baru giling.
Tepung Beras Homemade  (ditaruh kulkas bisa tahan 3 hari)

Bahan:
Beras 1 kg direndam semalaman

Cara Membuat:
  1. Besoknya air dibuang rendaman dibuang dan ditiriskan di tempat yang bolong-bolong bisa yang dari bambu anyaman atau plastik
  2. Beras dihaluskan di blender dengan juicer /food processor dan dikasih sedikit air
  3. Beras hasil blender disaring dengan saringan tepung supaya yang kasar-kasar bisa diblender lagi biar halus
  4. Hasil beras blender yang disaring berikut airnya ditunda/didiamkan  lagi
  5. Setelah didiamkan smapai mengendap, tepung akan dibawah dan air akan di atas, lalu ambil air beningnya
  6. Lalu yang keruh disaring dengan kain ( kain halus spt yang buat bungkus tahu ) dan diperas
  7. Maka akan didapat tepung beras hasil gilingan Beratnya +/- 800 gram
  8. Saya sudah mencoba untuk membuat kue mangkok dan hasil kuenya jauh lebih enak menggunakan beras gilingan ini daripada menggunakan beras instant yang dijual dipasaran

Tape Nasi (biasanya untuk kue mangkok)

Bahan:
200 gr nasi dingin
10 gr ragi bulat ( ragi tape )dihaluskan atau diparut

Cara Membuat:
  1. Nasi dan ragi dicampur dan didiamkan ditempat yang tertutup seperti panci atau Tupperware
  2. Didiamkan 2 hari di suhu ruangan 
  3. Hasil yang didapat kira-kira 200 gr  dan bisa disimpan dikulkas tahan 3 hari
Salam Jajan Tradisional,
RoSa Mulyanti

Step by Step Bungkus Daun Model Segitiga



 
Dear Trio Host TAH dan NCCers semuwahhhh....
Iseng tadi share laporan JTIW ke grup bb. Ehhhh....ada Teteh yang super kreatip (*pake p) itu nanya cara bikin bungkusan daun buat jongkong. Lhaaa....saya sih gak ngerti teori atau cara bikinnya. Cuma masih inget aja sewaktu dulu embahku suka bikin jajanan sendiri, saya sih sering lihat dan bantuin, jadi dikit-dikit masih ada yang nyanthol (*nyangkut maksudnya) hehehhe.
Dan....itu Teteh ngompori daku buat laporan di milis juga. Haduhhh malu sebenernya, takut salah cara dan menyesatkan hihiihih.
Tapi kalau gak di share darimana tahu itu bener atau salah ya?
Ya udah lah mari kita cermati bersama-sama bener tidaknya cara daku ini *:D tersenyum lebar
Semoga bermanfaat buat teman-teman semuwahhh, kalau salah tolong dikoreksi yaaa, tengkiyuhhh.


Salam hangat,
~ J ~
Juli Mardiyayanti

Tips Membuat Kue Lumpur

Tips Membuat Kue Lumpur:

1.      Saring adonan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam cetakan untuk menambah tekstur lembut pada kue.
2.      Cetakan kue lumpur dapat diganti dengan cetakan cup cake dan dipanggang dalam durasi waktu yang sama.
3.      Untuk loyang cetakan baru, kita panaskan dulu di api kecil selama min 30 menit dan juga taburi kelapa parut sedikit sampai bau terbakar untuk menambah aroma.
Selamat Mencoba

salam jajanan,
Mr Icho

Penggiling Tepung Tradisional





Membahas topik penganan khas Indonesia seperti yang telah kita ketahui banyak menggunakan bahan seperti tepung beras, tepung ketan, kelapa, gula merah dsb. Dimana bahan- bahan tersebut sangat mudah didapatkan.

Saat ini dimana teknologi sudah sangat berkembang, bahan makanan seperti tepung bisa kita beli di pasar maupun supermarket terdekat.

Tepung beras dan tepung ketan sendiri sebenarnya sudah lama tersedia di pasaran, tapi entah mengapa mama saya kok suka ngotot pake tepung beras hasil gilingan sendiri, alasannya sih ga afdol kalau pake tepung siap pakai, ga seenak bila menggunakan tepung buatan sendiri. Belakangan sih sejak ada penggilingan beras dan ketan di pasar terdekat akhirnya pake jasa penggilingan tersebut.

Ada alat penggilingan tradisional yang terbuat dari batu, seperti batu ulekan yang sehari-hari kita gunakan. Ukurannya besar dan berat banget. Kalau di Palembang disebut juga dengan nama "Iseran"

Nah alat inilah yang dulu sering digunakan. Caranya beras atau ketan direndam dulu kalo tidak salah semalaman. Lalu dengan menggunakan sendok makan tepung dimasukkan di lubang bagian atas bergantian dengan air.

Lalu alat tersebut diputar menggunakan tuas diatasnya. Dan untuk menghasilkan tepung yang halus biasanya penggilingan dilakukan minimal 2 kali. Setelah itu tepung basah diletakkan di kain blacu utk menyaring air, dan tepung dijemur.

Ribet yaaa...banget ribetnya karena saya sendiri dulu mengalami proses ini, belum lagi kalau gilingannya macet karena saya ga sabar menyendokkan sedikit demi sedikit, pengen cepat selesai supaya bisa main hahaha...

Tapi mengingat itu semua saya bersyukur dan juga senang. Salut sama mama yang totalitasnya juara bagi kita sekeluarga. Dan juga sebagai "Tukang Kue".

Melihat proses ribet dan lelahnya mama membuat kue dan catering, saya dulu sempat membatin "Saya ga akan pernah nyari duit kayak mama gini" hahaha... Dan lihat deh sekarang, walaupun belum total dan serius akhirnya saya dapat uang dari jualan kue, hehehe jadi maluuu pernah ngomong begitu.

Foto penggilingan yang saya lampirkan hasil browsing di internet. Saya belum tanya mama apakah "iseran" milik mama masih ada, harapan saya sih masih tersimpan jadi kalau pas ada kesempatan mudik saya mau foto aahh, atau dibawa sekalian ya...

Demikianlah share saya, semoga bermanfaat.

Warm regards,
Wina Amir

Petis Rumahan



Selamat siang,

Sesuai janji saya untuk men-share pembuatan Petis rumahan. Berikut resepnya;

Bahan2:
1/2kg kulit dan kepala udang
1 1/2 lt air
Gula merah secukupnya
Garam secukupnya
Tepung tapioka secukupnya

Cara membuat:
  1. Rebus ampas udang selama 45menit, saring
  2. Kaldu udang diberi garam dan gula (utk rasa petis sesuaikan dengan selera, atau kalau pedas bisa ditambahkan cabai)
  3. Rebus hingga mendidih, masukkan tepung tapioka
  4. Masukkan ke dalam wadah.

Untuk teman-teman yang tinggal di luar negeri dan rindu dengan petis ini, bisa dibuat sendiri.

Semiga bermanfaat yah. Sharing is caring.

Salam petis,
Amanda Kusumo