Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Kipo



Selamat malam Trio host,

Di menit - menit terakhir ini mau ikutan setoran ya, aku merasa dari beberapa acara weeks NCC yang aku ikuti, even kali ini adalah yang paling sulit, dalam artian dikala kerjaan di kantor numpuk, susah cari waktu luang buat bikin jajanan tradisional, juga bingung mau bikin apa.

Aku sempet beberapa kali bikin jajanan tradisional tapi tidak jadi laporan, pertama aku coba bikin cenil tapi lihat hasilnya sepertinya kurang memuaskan, trus aku bikin grubi tapi kok kayaknya sudah banyak yang bikin, walaupun namanya lain.

Akhirnya buat Kipo ini, yang merupakan jajanan tradisional dari daerah Kotagede Yogyakarta. Asal usul nama Kipo ini ketika makanan ini di buat banyak orang bertanya iki opo (ini apa) jadilah disingkat kipo. Sempet browsing dan tanya - tanya resepnya, akhirnya dari beberapa resep yang aku dapat aku gabung aja, Kipo ini kulitnya dibuat dari tepung ketan yang dicampur dengan santan yang diberi perasan daun suji dan daun pandan sehingga baunya harum, isinya dari kelapa dan gula merah, yang paling unik adalah cara memasaknya yaitu dengan dibakar diatas cobek dari tanah liat yang dialas daun. Waktu melihat langsung di tempat penjualnya sudah banyak yang mengganti cobek ini dengan wajan datar dari besi untuk membakarnya. Dan penyajiannya adalah dengan dialas daun dan setiap daun diisi dengan empat buah Kipo. Untuk itu kemarin aku sempatkan membeli cobek dari tanah liat untuk membakar Kipo ini. Yang sulit adalah saat membalik ketika membakar, pakai sendok lengket, kalau pakai tangan aku tidak tahan panas apinya. Akhirnya hanya separuh adonan yang aku buat Kipo dan sisanya rencana mau dibikin mendut aja deh.Capek, udah gitu begitu matang langsung habis dimakan.

Eh kok jadi ngelantur, langsung saja ini resepnya:

KIPO
(disarikan dari berbagai sumber)

Bahan Kulit :
250 gr Tepung ketan
200 ml santan
50 ml air perasan daun suji dan pandan
1/4 sdt garam
Bahan Isi :
150 gr kelapa muda parut memanjang
50 ml air
100 gr gula aren, sisir
2 lembar daun pandan
1/4 sdt garam

Cara membuat:

Isi : Rebus air dan gula merah hingga mendidih, tambahkan garam kemudian kelapa parut masak hingga agak kering.

Kulit : tuangi tepung ketan dengan campuran santan panas dan air daun suji dan garam sedikit sedikit sambil diuleni hingga dapat dipulung, kalau dirasa cukup maka hentikan jangan semua langsung dituang air santannya.
Ambil adonan kulit kira - kira sebesar kelereng tipiskan bentuk bulat lalu beri isi tutup seperti kalau kita membuat pastel, tata diatas daun pisang yang sudah dioles dengan sedikit minyak.
Bakar diatas cobek tanah liat yang sudah dipanaskan, jangan lupa dibalik biar tidak gosong.
Salam

Menik

Sabtu, 16 Maret 2013

Jenang Gempol


Selamat siang..
Setoran ke dua niiih.. Awalnya cuma mau memanfaatkan daun pisang yang kemarin masih tersisa. Mau dipakai untuk menyajikan makanan apa, ya? Lha kok tiba-tiba teringat pincuk (sebagai piring) dan suru (sebagai sendok) yang terbuat dari daun pisang. Jadul beneeeeerrr.. Dan itu paling cocok untuk menyajikan bubur.

Bubur yang paling berkesan bagi aku di waktu kecil adalah bubur/ jenang gempol. Guriiih dengan kuah santan yang banyak. Dipadu dengan bubur gula merah. Butiran gempolnya sendiri, yang membuatku paling berkesan adalah ketika digigit lalu hancur di dalam mulut menyisakan rasa gurih.

Demi mendapatkan resep sesuai kenanganku terhadap si Gempol ini, tadi pagi aku sempat berexperimen dengan berbagai bahan dan sedikit berargumentasi dengan asisten di rumah tentang rasa dan bahan-bahan pembuat Jenang Gempol ini.

Nah, inilah yang akhirnya aku rasa paling mirip dengan Jenang Gempol yang aku pernah makan duluuu di masa kanak-kanakku.

JENANG GEMPOL

RESEP:

KUAH SANTAN:
500 ml santan kental
1 lembar daun pandan
1/2 sdt garam

GEMPOL:
75 gr tepung beras
150 gr kelapa muda parut
1/4 sdt garam
Air secukupnya

BUBUR GULA MERAH:
500 ml air
75 gr gula merah
1 lembar daun pandan
50 gr tepung beras

CARA MEMBUAT:
  1. Rebus semua bahan kuah santan hingga mendidih di atas api kecil sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Sisihkan.
  2. Campur semua bahan gempol hingga menjadi adonan yang bisa dipulung. Bulatkan adonan sebesar kelereng atau sesuai selera (boleh juga berbentuk pipih) sampai adonan habis.
  3. Rebus gempol dengan air mendidih hingga matang. Angkat gempol dari air rebusan, lalu satukan dengan kuah santan.
  4. Bubur gula merah: rebus 250 ml air + gula merah + daun pandan hingga gula larut dan mendidih. Di dalam mangkuk, larutkan tepung beras merah dengan sisa air, lalu masukan larutan tersebut ke dalam rebusan air gula sambil diaduk cepat agar tidak menggerindil. Teruskan aduk sampai adonan kental dan kembali mendidih.
  5. Sendok bubur gula merah ke dalam mangkuk/ pincuk daun, lalu tuangi dengan kuah santan dan gempolnya. Siap dinikmati.
Salam JTIW,
Mrs. Ho

Senin, 11 Maret 2013

Klepon Ubi Ungu


Dear host NCC-JTIW,


hari ini pas keluar ROTG untuk NCC-JITW, aku baru saja selesai membuat klepon ubi ungu.
Klepon adalah salah satu jajan pasar kesukaanku sejak kecil.
Nggak bosan bosan meski beberapa kali seminggu.
Dan ternyata sekarang menurun, anakku juga suka, tidak hentinya nyomot klepon yang sudah dibalur parutan kelapa.
Kita menikmati sensasi makan klepon, yang begitu digigit, gurih dan lembut kulitnya dan yang selalu ditunggu lumernya gula merah di mulut ... hmmm yummy ^_^


Aku coba googling, tidak jelas klepon ini aslinya dari mana, tetapi ternyata tidak hanya ada di Jogja dan Jawa Tengah, tetapi juga ada di Bali dan Sumatera. (Hanya di Sumatra namanya onde - onde) - sumber Wikipedia.


Aslinya adalah dari tepung ketan dan tepung beras.
Karena ada ubi ungu kukus di rumah, coba googling apakah ada resep klepon dari ubi ungu, dan ketemu di blog mbak Hesti - myworkofart.


Ini dia resepnya:


Bahan:
- 150 gr tepung ketan
- 150 gr ubi ungu kukus (dihaluskan)
- sejumput garam halus
- air secukupnya sampai bisa dipulung (aku tadi menggunakan sekitar 125 ml air hangat)
- gula merah, sisir halus (aku pakai sekitar 50 gr)
- 1/2 biji kelapa (kukus dengan sedikit garam dan daun pandan)


Cara membuat:
- Campur tepung ketan dan garam, aduk rata
- Uleni dengan ubi ungu kukus
- Tambahkan air sedikit demi sedikit, sampai dapat dipulung
- Pulung dan bulatkan seperti kelereng dan isi dengan gula merah
- Didihkan air dalam panci, masukkan bola bola dan saat mengapung angkat dan tiriskan
- Hangat hangat, gulingkan di parutan kelapa dan hidangkan




Thanks
Anastasia
www.krista-mocafkitchen.blogspot.com