Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Bolu Koja


Selamat Malam, Trio TAH...
mudah2an di detik2 terakhir JTIW ini setoranku masih bisa diterima.
mudah2an juga bolu koja ini termasuk kategori jajanan tradisional indonesia.

pertama kali kenal bolu koja ini adalah buatan nenek affandi, neneknya sepupuku yg member NCC juga (halo karina! :))
tiap acara yg dihadiri nenek affandi, bolu koja ini pasti tersedia & aku selalu bisik2 ke bibiku, minta dibungkusin buat dibawa pulang! hihihi :D
nenek affandi berasal dari manna - bengkulu, jadi sejak kenal bolu koja aku selalu beranggapan bahwa kue ini adalah penganan khas bengkulu.
tapi dari baca2 artikel hasil googling, bolu koja ini asalnya dari palembang.
ada juga artikel yg menyebutkan bolu koja sbg makanan khas nusa tenggara.
semua dgn resep serupa, dibuat dari telur, gula, terigu, santan, susu kental manis, dan pandan.
darimanapun asal bolu koja ini, aku yakin banget kue ini adalah kue khas asli indonesia.

walau namanya bolu, tekstur kue ini padat & agak kenyal...mirip2 pudding bakar.
resepnya - biasa...hasil googling - aku salin dari http://lapslipsdessy.blogspot.com/2013/01/bolu-koja.html
berikut resepnya:

BOLU KOJA

Bahan:
5 kuning telur
3 putih telur
150gr gula pasir
200gr terigu sebaguna
2 sachet susu kental manis (aku pakai 85 gr)
300ml santan kental (aku pakai 200 ml santan instan + 100 ml susu UHT)
1sdt pasta pandan

Cara Membuat:
1.    kocok kuning telur + putih telur + gula pasir sampai putih kental berjejak, kemudian kecilkan speed mixer ke speed yang paling rendah
2.    masukan bergantian terigu serbaguna, susu kental manis dan santan kental. aduk rata.
3.    tambahkan pasta pandan. aduk rata.     
4. panggang dengan cara au bain marie 175°C sekitar 45 menit (suhu panggang aku dapat dari web lain yg membahas resep bolu koja, tapi lupa webnya :D waktu yg aku perlukan juga lebih lama, sekitar 1 jam 15 menit)

note:
aku memanggang adonan dalam 1 loyang JCC/oval. 1 resep ini pas di 1 loyang oval.
jadinya lumayan tebal. mungkin ini yg menyebabkan waktu panggangnya lebih panjang.

Alhamdulillah rasanya mirip dgn bolu koja buatan nenek affandi.
jadi sekarang kalau kangen makan bolu koja gak perlu ngerepotin nenek lagi, atau nunggu ada acara keluarga lagi deh... ;)

salam,
-rindu-



Rabu, 10 April 2013

Pepes Pisang



assalamu'alaikum ..alo tri TAH, mau ikutan lagi deh,disaat 2 terakhir week2 ini,,kali ini mau laporan hasil kangen makanan kecil,namanya pepes pisang ( tp bacanya jgn spt pepes ikan ya..beda suara seperti apel dan apel ..hehehehe) krn kangen dan pengen nyemil ini jadilah nekad bikin..yah ini dia deh resepnya.

Pepes Pisang
by.Kiki Marsenda

bahan :
 1/2 liter beras ketan putih
1 butir kelapa ( dibersihin kulit diparut,ukrn sedang )
250 gr gula merah / gula pasir ( difoto pake gula pasir jd warnanya putig bersih<klo kurang manis bisa ditambah,tergantung selera)
1 sisir pisang kepok / gedah yg masak( kalo di palembang selalu pake pisang gedah krn banyak dijual dan murah)
daun pisang secukupnya

cara buat :
_ Cuci bersoh beras ketan lalu tiriskan.kupas pisang lalau hancurkan ato dibejek-bejek( apa ya bahasanya pokoke tuh pisang jd lumat spt bubur) lalu dicampur jadi satu : pisang,kelapa,beras keran,gula.diaduk rata. ambil sesedok atau lebih bentuk diatas daun dan dilipat serta kalo saya diikat pepesnya biar adonanaya padat spt lontong,.
- bisa direbus kurang lebih 45 menit ato dikukus ( kalo dikukus proses masaknya akan lebih lama).
- selesai..siap dinikmati.
selesai laporanya
wassalamu'alaikum.
NB: pak / ibu moderator maaf klo overquota fotonya (smg kagak ya :) )
http://Dapurkiki.blogspot.com

Selasa, 02 April 2013

Empek - empek


Hai mbak2 Trio TAH..

Mau setor lagi nih..sebenarnya udah banyak yang nyetor tentang empek-empek..tapiiiii beda resep,beda rasa pasti kan yaaa??hehehe..

Empek-empek ini mbikinnya udah dari semingguan yang lalu,cumaaaann baru sempat sekarang nyetornya..hehe..

Resep yang saya gunakan adalah resep dari Mama tercinta (yang pake ilmu kira-kira.hahaha..). Karena resep yang baik itu adalah resep yang memiliki ukuran,maka untuk event ini semua bahan2 saya timbang.

Resep Empek-Empek

Bahan:
600 gr daging ikan tenggiri,dihaluskan(sy: pake hand blender)
400-500 gr tepung sagu cap tani
1 butir telur ayam
50-100 ml air es
Garam secukupnya

Cara membuat:
  1. Masukkan ikan,telur,air es dan garam dalam baskom. Aduk rata.  (Kalo sy: campur semua,trus dihalusin pake hand blender)
  2. Tambahkan tepung sagu sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk.
  3. Rebus dalam air mendidih sampai adonan mengapung (tanda empek-empek sudah matang).
  4. Tiriskan. Goreng sampai kuning keemasan.

Kuah cuka:
200-250 gr gula merah
2 sdm gula pasir
20 buah cabe rawit(tergantung selera)
3-5 mata asam jawa(tanpa biji)
Segenggam ebi
7-10 siung bawang putih
500-600 ml air
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Haluskan semua bahan kecuali gula merah(saya pake blender).
2. Campur ke dalam air,masukkan gula merah+gula pasir.
3. Masak sampai kuah sedikit mengental. Cicipi rasanya.

Tips: Cuka empek-empek ini lebih enak lagi kalau di"inapin" dulu di kulkas semalaman,biar bumbunya "keluar" rasanya..

Sekian laporan empek-empek saya.

Salam Jajan Tradisional,

Lidya~Jayapura

Senin, 01 April 2013

Pempek


Dear Trio Host JTIW yang baik ...
Laporan ya, Ikut  memeriahkan JajanTradisionaI Indonesia Week.
Keluarga kami penggemar mpek-mpek, disuatu sore pengen butuh yang pedes-pedes akhirnya memesan salah satu mpek-mpek terdekat.
Setelah menunggu lama akhirnya diserbulah.. Dan hasilnya mpek - mpek masih utuh hanya sedikit dicocol saja.
Rasanya itu loh keras dan ikannnya baunya sangat menyengat sekali
(Keseringan nonton investisasi takut kalau2 dikasih ikan busuk )
Kuahnya pun hanya pedes saja dan encerrrrr sekali pemirsa.
Jadi kepikiran kenapa gak buat sendiri.
Keesokan pagiinya karena suami kepengen sangat, berangkatlah kepasar dan mencari ikan tenggiri.
Itulah cerita dibalik pembuatan mpek-mppek ini, kalau sejarah pembuatan mpek-mpek ini pasti orang asli palembang lebih pakar.
Baiklah berikut resepnya :
By Mirawaty Hang
1 kg gula merah batok (warnanya lebih gelap n lebih wangi)
200gr gula pasir
100gr cabe rawit hijau giling halus (merah 50gr pedesnya nampol aj)
50gr garam
50gr cuka masak
200gr bawang putih giling halus
1,5 ltr air
caranya :
semua bahan dicampur lalu dimasak sampai mendidih n matang.
setelah itu bisa disaring supaya bawang putih dan cabe nya bisa dipisahkan dan cukanya lebih enak dinikmatinya
pempek ikan :
bahan :
 2 kg ikan campur pakai dagingnya aja lalu dihaluskan (ambil 1kg dgingnya ajeh)
700cc air
30gr garam
30gr vetsin
700gr sagu tani
caranya
1. garam, gula dilarutkan dengan air 100cc
2. daging ikan yang sudah dicampur lalu pakai 1 kg saja terus diaduk rata pakai tangan dan masukan air 600cc pelahan2 sampai tercampur rata lalu sampai tidak ada lagi butiran2 daging ikan setelah itu masukan larutan garam n gula tadi. aduk rata pakai tangan
3. setelah itu masukan sagu 700gr aduk rata tapi pakai spatula; aduk rata n jgn pakai tangan lagi supaya tidak terlalu keras.
setelah tercampur rata sagu n ikannya. bentuk sesuai dengan keinginan. biasanya saya buat yang lenjer atau panjang
4. siapkan air untuk merebus pempeknya kasih minyak dikit.setelah pempeknya ngapung tandanya  pempeknya matang.
*) jangan terlalu banyak diuleni karena pempek bisa keras.
Simpan dikulkas baik-baik, goreng jika ingin disantap.. Peeudessnyaa.. Nampoll
Thanks to mb mirawaty hang
Bener2 mantabs kali resep dirimu mb, asli wong kito kata orang palembang hehehe
Semua mpek2 yang terkenal tewas hehehe
*kiss kiss n hug
Demikian, Peri2 JTIW.
Kalau buat sendiri lebih enak dan sehat kenapa harus beli..
Salam pedes nampol..
Evi Tri Kusworo

Kamis, 28 Maret 2013

Kue Suri



Selamat malam  host TAH yg baik..
Setoran yang ke 2 ini saya coba membuat resep yang sering dibuat oma selagi saya masih sekolah..rasanya enak..mirip bika ambon tapi teksturnya lebih lembut karena memakai tepung terigu bukan sagu..kue ini asal muasalnya kurang jelas tapi di Palembang tidak asing.. Ini resep asli dari oma..
Bahan A:
100 cc air
1 sendok teh saft instan( saya pakai fermipan)
90 gram terigu rendah protein
Bahan B:
160 gram gula pasir
5 butir telur ayam( 5 kuning + 4 putih)
50 gram mentega cair
Cara Membuatnya:
- Larutkan saft instan dengan air lalu             masukkan terigu aduk sampai merata
- Diamkan adonan selama 30 menit
- setelah adonan naik,masukkan semua bahan B aduk2 sampai adonan merata.
- Siapkan cetakan, poles dengan margarine dan ditabur terigu
- Tuang adonan kedalam cetakan sampai 80% penuh
- Masukkan kedalam oven, diamkan selama 90 menit sampai adonan naik penuh(oven dalam keadaan belum dipanaskan)
- Setelah adonan naik penuh,baru panaskan oven sampai 160 derajat
- Panggang kue sampai matang warna kekuning2an
- Keluarkan dari loyang ...kue suri siap dihidangkan.....yummyy....teksturnya ber sarang2 seperti bika ambon mirip sisir atau suri hehehe...
* selama didiamkan didalam oven usahakan posisi loyang jangan dipindah2kan supaya sarang2nya lurus2 sempurna*
1 resep : 10 potong
- Selamat Mencoba -
Terimakasih,-
Salam...agnes.k

Senin, 25 Maret 2013

Pempek Tunu


Dear Trio Host, mau ikutan JITW, semoga bisa diterima, kemaren mau setting im3l digest, malah ke unsubscribe, dodol banget deh, mau gabung lagi, binun, kenapa di footer imel yang lama tidak ada yaa *tutup muka dah*.

Dipalembang ada macam macam varian pempek, pempek yang harus direbus dulu, seperti pempek lenjer, kapal selam, telor, keriting. Ada juga yang bisa langsung digoreng yaitu pempek adaan, dan ada pempek yang dipanggang, yaitu pempek panggang atau pempek tunu. Tunu dalam bahasa palembang artinya panggang.
Apabila adonan pempek panggang dicampur dengan telur dan panggang menggunakan takir namanya lenggang ;) hehehehe macam macam dah varians si pempek ini.

Mengenai pakem kapan pempek dibuat dan dimakan, sepengetahuan saya tidak ada, makan pempek ya saat sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore, kapan aja, tiada saat tanpa pempek deh.

Resep ini yang diajari sama ibu saya, asli buat ikutan JITW kudu nimbang semua bahan, secara selama ini pake ilmu kira kira.

Pempek Tunu
Resep Uthi Sekar

Bahan Pempek
125 grm daging ikan giling, saya gunakan ikan gabus
175 grm tepung sagu, saya pakai sagu merk udang
1 butir telur
1 sdt garam halus
50 ml minyak goreng
75 ml air es

Bahan Isi
50 grm ebi rendam air panas, tiriskan sisihkan
Cabe rawit
Kecap manis

Cara pembuatan

1. Campur daging ikan giling, dengan garam, telur, air es, minyak sayur.
2. Ulenin sampai rata, perlahan masukkan tepung sagu, setelah tepung sagu masuk, jangan terlalu menguleni adonan, cukup sampai tercampur dengan tepung sagu, apabila diulenin maka hasilnya pempek akan keras.
3. Adonan pempek akan menjadi adonan yng lembut bisa dipulung tetapi lengket, ambil sedikit adonan, gunakan bantuan tepung sagu untuk membentuk adonan menjadi bundar sebesar telur ayam dan pipihkan.
4. Panggang adonan yang sudah dibentuk, seharusnya menggunakan bara api, tapi saya menggunakan teflon.
5. Apabila bagian bawah adonan pempek panggang sudah mulai keras, berubah warna balik pempek panggang.
6. Saya menggunakan api sedang saat memanggang, dan pempek memang harus sering dibolak balik agar tidak gosong, saat memanggang akan terdengar bunyi mendesis dari adonan, tanda pempek sudah matang di sisi pempek akan muncul retakan memanjang sisi nya. Atau bisa juga dilihat pempek akan berubah warna.
7. Setelah matang, iris pempek panggang dari sisi, iris jangan sampai terputus. Isi dengan isiaan ebi kecap.

Untuk isian, ebi, cabe rawit digiling halus tambahkan kecap manis.


Salam

Ibunya Sekar

Pempek



Dear host NCCJTIW dan teman-teman NCC...

Abege boleh ikut nyetor ya, kebetulan lagi abis bikin mpek mpek ni.ingat ncc
Suka ngga puas kalau beli, lebih puas bikin sendiri bisa nambah nambah *edisi mami hemat

Berikut saya ingin berbagi resep andalan, alhamdullilah banyak yang  suka mnta pesen, tapi bingung aja, harga tenggiri di padang 75rb sekilo, dibandingkan 45rb waktu saya dipontianak. Dan belum pernah mencoba menukar ikan tenggiri dengan bahan lain.
Trus baru bisanya bikin lenjer yang rapih, klo kapal selam jelekk...xixixix
Semoga ngga keberatan kan host  ya, sebelumnya udah ada mpek mpek juga.

500gr tenggiri alus
500 gr tapioka pak tani
1 cangkir air dingin
4 atau 5 bwg putih dihaluskan
Garam 1 sdt (kira2)

Cara dan tipsnya

-campur semua bahan, ngga usah dibanting bantinf karna jadi alooot pas dingin. cukup diratain aja semua tercampur, tangan sudah tidak ditempeli tepung.
-bentuk seperti lenjer.jika ingin kapal selam isi dengan campuran kocokan telor.
- rebus pas air mendidih, sewaktu mencemplungkannya, harus mendidih kalau ga ntar lengkeeettt pasti di pancinya
- mau ukuran sama, kalau saya lenjer sedang 50gr
-mau cantik, gulung2in ke talenan, jadi nggak nyetakkk bentuk jari kita buat lenjer
- patokan saya, 1 banding 1 untung dging ikan halusnya ama tepungnya.

Kuahnya

Gula merah, cuka,( Ebi ,bwg putig, cabe rawit dihaluskan)
Yg ini kira2 sesuai selera.
Kalau saya suka manis kental n pedes pluss nyengat cukanya.
450ml air
150grm gula merah
20 cabai rawit
6bawang putih,
ebi segengam
3sdm cuka

Nanti masak sampai mendidih, lalu saring
Teman lainnya, timun dan soun atau ada juga yg pake mie kuning
Mohon maaf jika membingungkan makasih host
Salam,
Debi
Allaboutdebi.blogspot.com

Rabu, 20 Maret 2013

Engkak Ketan


Selamat sore trio TAH...
Setoran berikut ini kok ya niaaaat banget yaaa...

Kue ini sih sepertinya bukan jajanan, tp karena ini kue khas daerah Sumatera bagian Selatan jadi boleh yaa ikutan, hehehe.

Duluuuuu sering banget kebagian tugas bantuin mama bikin segala macam kue lapis, mulai dari aneka lapis legit, maksuba, dan engkak ketan.

Kadang suka mikir gimana caranya menghindar, namanya jg dulu msh abg, ngebayangin manggang kue lapis berpuluh loyang rasanya ga banget deh yaaa...xixixi

Terakhir bikin kayaknya sdh lbh dr 15 tahun yg lalu, jadi pas kemarin mau bikin bolak balik chatting dan nelpon mama. Pesennya : jgn pake tepung ketan siap pakai, kurang enak, giling sendiri ya...waduuuhhh.... Ahh gpp deh, pake tepung beras rose brand aja drpd ga jd bikin.

Panjang amat ceritanya, di bawah ini resepnya ya, resep dr mama tyt hasilnya dapat 1,5 loyang ukuran 22x22. Maka dari itu aku konversi

Engkak Ketan #Kue Khas Palembang
Source : Ibu Gadis Amir

Bahan :
12 butir telur
675 gr gula pasir
1500 ml santan glondo (santan yang dimasak sampai keluar minyaknya)
675 gr tepung ketan putih
250 ml susu kental manis
1 1/2 sdm mentega, cairkan

Cara membuat :
Kocok gula dan telur menggunakan whisk sampai gula larut, masukkan santan, aduk rata.

Kemudian masukkan tepung ketan sedikit demi sedikit, aduk rata.

Masukkan susu kental manis dan mentega cair, aduk rata.

Tuang adonan (loyang 22x22 cm, oles dan lapisi kertas roti) kira-kira 1 - 1 1/2 sendok sayur untuk setiap lapisan, panggang menggunakan api atas sampai bagian atas adonan kekuningan, lanjutkan sampai adonan habis.

*PS :
Memanggang kue ini lamaaaa....lbh lama drpd memanggang lapis legit, hehehe jadiii bagi yang ingin mencoba siapkan waktu luang yg cukup ya...

Terima kasih...

Warm regards,
Wina Amir

Kecepan Tuongkus

Kecepan Tuongkus dari Palembang - Sumsel

Holaaaa nyetorrr lagih yah Trio TAH (pake H biar tambah semangat :D)
Setelah setoran pertama saya dari Palembang dan yang kedua dari semarang, untuk setoran ketiga kali ini saya mau balik lagi dulu ke Palembang, Sumatera Selatan. Kalo di Palembang dan Sekayu  biasa disebut Kecepan Tuongkus (Tungkus) entahlah kalau dikota atau kabupaten lainnya.
Resep dari mama tercinta dan seperti biasa mama tuh kalo masak or buat kue ngga pernah ditimbang tapi pake perasaan, paling andalannya gelas belimbing tapi kok yah uenakk banget nga kaya kita-kita yang dikit-dikit ambil timbangan itu pun waktu ditanya resep ini gulanya seberapa dijawab ya udah kira-kira aja kalo belum manis yah tambahin hehehe.
Waktu aku kecil mama sering banget bikin kue ini dan kue-kue yang lain tapi karna cucunya udah nambah jadi kalo sekarang ngga sempet jawabnya hehehe soalnya biarpun pada bawa mba or baby sitter tapi tetep di post in di rumah mama....love you mama.
 
Tentang kecepan tuongkos ini aku udah googling, tapi belum pernah ada yang posting or mengangkat tentang kue ini, padahal kuenya enak loh dengan campuran ketan dan pisang dan wanginya daun pisang ehmmmm 1 ngga pernah cukup, tapi memang karna ketan jadi agak kenyang kalo yang ngga terbiasa makan ketan dan waktu aku setor ke mama hasil jadinya wuah langsung makan 5 pcs beliau pada hari itu demikian juga adik-adiku langsung sangu buat kekantor hehehe dan katanya udah sama dengan yang mama buat :D, tapi sayang suami ngga terlalu suka kue yang menggunakan ketan jadi cuma icip sepotong doang heheh
Yuk di coba resepnya
Kecepan Tuongkus
By Mamanya Silvia - Silver
Bahan2 :
½ liter Ketan (cuci dan tiriskan)
1 ½  -  2 sisir Pisang uli
½ butir kelapa parut yang kecil
2 potong Gula merah (dihaluskan)
2 Sdm Minyak sayur
2 Sdm Gula Pasir (kalau sudah manis gula pasir tidak perlu dikasih)
Garam sedikit saja
Daun pisang untuk membungkus (panaskan diatas kompor terlebih dahulu agar mudah waktu membungkus kuenya)
Cara Membuatnya :
  1. Campur semua bahan sambil diaduk rata dan masukan kedalam daun, bentuk seperti lontong dan lipat ke dua ujungnya
  2. Kukus selama kurleb 40 – 60 menit (setelah 40 menit dicoba dahulu satu kue, kalau belum matang bisa dilanjutkan mengukus sampai matang)
Hasil jadi 28 pcs.

Bisa dilihat lebih jelasnya disini, http://silverlov3.blogspot.com/2013/03/kecepan-tuongkus-dari-palembang-sumsel.html
Maaf pic lebih dikit tadi sudah dibuat di bawah 70 KB tapi begitu diposting kenapa jadi lebih yah

Best Regards,
  ~  Silvi  ~

Sabtu, 16 Maret 2013

Kue Lapis Kojo Khas Palembang



Halo ibu ibu Trio TAH, mau ikut week ini yah,

Kue ini khas Palembang, dimana setiap lebaran Idul Fitri atau Imlek pasti ada disuguhkan bersamaan dengan kue Maksubah atau Engkak.
Lapis Kojo menggunakan telur bebek dan telur ayam, santan dan mentega, secara nutrisi mengandung banyak kolestrol hehehe. Kue ini paling nikmat ditemani dengan kopi panas, so yummy.
 Nah dimilis ada week "Jajanan Tradisional Indonesia Week" jadi kenapa tidak dicoba resep dari mama. Kemaren pagi persiapan hunting bahan-bahan kue tersebut, mulai beli telor bebek, telor ayam, susu kental dan gula. Nah, tetangga belakang rumah ada tanam daun suji jadi tidak usah beli, daun pandan sudah ada dan tinggal petik di pot.

Kue Lapis Kojo
Source : Resep mama
Bahan :
10 btr telur bebek
10 btr telur ayam
5 btr kuning telur
600 grm gula pasir
200 grm mentega cair
1000 cc santan kental dari 4 btr kelapa
100 grm terigu
1 klg susu kental manis
Garam 1/2 sdt
Vanilla 1 sdt
Daun pandan dan daun suji
Cara Membuat:
1. Daun pandan dan daun suji diblender dengan sedikit air kemudian diperas.
2. Santan, gula, air perasan daun pandan dan suji, garam dimasak sampai mendidih, dinginkan.
3. Telur dikocok pakai whisk kemudian tambahkan terigu, aduk sampai larut kemudian saring.
4. Masukkan susu kental manis, vanilla dan adonan santan, aduk sampai rata
5. Oles loyang 24x24 dengan mentega
6. Panggang selapis demi selapis dengan menggunakan api atas.
Berhubung sudah minta daun suji sama si mak; tetangga rumah, maka saya berikan beberapa irisan kue ini buat dicoba dan begitu dimakan komentar beliau enak banget dan gurih. Duhh senangnya..
Dan kue ini layak dicoba, enak dan gurih tapi hati hati dengan kolestrol yah.

Salam Jajanan Tradisional Indonesia,
Kimkim
www.kimkimpatisserie.blogspot.com