Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Grubi


Dear Trio TAH,...

Setoran lagi ya,kali ini jajanan tradisional dari Jawa tengah-Jawa Timur yaitu GRUBI atau Carang Mas (Surabaya).Jajanan ini favorit kami sekeluarga,rasanya manis dan gurih ,juga jajanan sewaktu SD, dulu bentuknya seperti bola bekel,bulat-bulat kecil...dikira dibuat dari kentang,karena garing dan berasa seperti kering kentang...eeh ternyata dari ubi jalar tho...
Ini juga pertama kali bikin dan resepnya masih dari web.sajiansedap.com.
Pas baca resepnya mudah,murah bahannya tapi begitu baca cara membuat poin 5..cetak di ring diameter 5...waahhh,nggak punya ring neh,bongkar-bongkar peralatan kue dapat cetakan talam..ya sudah pakai cetakan talam saja..yang penting bisa praktek..:-)

GRUBI

Bahan:
600 gram ubi jalar
200 gram gula merah, iris halus
1/2 sendok teh garam
100 ml minyak, untuk membesta

Cara membuat:
  1. Iris ubi jalar bentuk korek api tipis sambil direndam dalam air.Cuci bersih.
  2. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang dan kering.
  3. Panaskan minyak.Masukkan gula merah dan garam.Aduk sampai larut dan berbuih.
  4. Masukkan ubi goreng.Aduk rata,kecilkan apinya.
  5. Cetak segera di ring diameter 5 cm diatas nampan yang dialas kertas roti. 6.Dinginkan.Kemas dalam wadah kedap udara.
Note:
  • Kalau tak ada cetakan ring,bisa menggunakan cetakan kue talam atau dapat dibentuk bola-bola menggunakan 2 buah sendok makan.
  • Adonan Grubi harus segera dicetak karena cepat mengering gulanya.
Untuk 25 buah

Es Dawet Siwalan


Dear Trio Host dan teman- teman semua,

Ini laporan saya yang kedua, yaitu es dawet siwalan. Biarpun disebut  es dawet  tapi es ini tidak memakai dawet yang  biasanya terbuat  dari tepung hunkwe atau tepung beras, melainkan potongan buah siwalan. Buah siwalan ini biasa disebut juga buah lontar/buah ental. 
Biasanya siwalan ini agak susah didapatkan di Jakarta, tapi waktu itu kebetulan aku mendapatkannya di Pasar Mayestik, katanya di Pasar Tebet juga ada yang jual.
Es dawet siwalan ini adalah minuman khas yang biasa dijual di daerah pantai yang banyak tumbuh pohon siwalan, seperti Gresik, Lamongan, Tuban di Jawa Timur. Kalau waktu kecil dulu sih aku biasa minum es ini saat pergi ke pantai Tanjung Kodok di daerah Paciran. Semoga laporanku ini bisa menambah variasi jenis minuman tradisional Indonesia di blog NCC JTIW ya. Terima kasih.

Es Dawet Siwalan

Bahan:
Siwalan yang sudah dikupas 5 buah
Gula aren 100 gram
Gula pasir 50 gram
Garam sedikit
Santan encer 500 ml
Daun pandan
es batu secukupnya

Cara membuat:
  1. Rebus santan encer bersama daun pandan, bubuhi garam sedikit biar gurih rasanya.
  2. Rebus gula merah dan gula pasir hingga mendidih, sisihkan.
  3. Siwalan kupas dipotong dadu, sisihkan.
  4. Tuangkan cairan gula dan masukkan potongan daging siwalan di gelas lalu tuangi santan. Tambahkan es batu secukupnya.

Best regards,
Lany

Marning Jagung


 
Malam trio host yang cantik....

Mau laporan Marning Jagung,semoga belom terlambat.Makanan ini banyak ditemukan di hampir smua pulau Jawa,tapi kayaknya diluar Jawa juga ada....
Resep dari  hasil tanya-tanya teman di Madiun yg terkenal dengan 2 merk marning kesukaan kami semasa kecil.

MARNING JAGUNG

Bahan :
1 kg  jagung pipilan kering
2sdm garam
10 siung bawang putih
3 batang serai
1-1,5L air untuk merebus.

Cara mengolah:
1.   Cuci bersih jagung.
2.   Haluskan semua bumbu
3.   Rebus jagung dan bumbu-bumbunya selama 2 jam (saya 15-20menit dgn presto)
4.   Tiriskan rebusan setelah dingin goreng terendam minyak sampai kuning keemasan dan mekar
Selamat mencoba,
Estiyanti

Gempo


Selamat malam trio TAH dan teman2 NCCers sekalian,
Menjelang penutupan JTIW aku memberanikan diri untuk ikut laporan. Jajan yang kubuat adalah jajan kesukaan Papaku, yaitu gempo. Gempo ini adalah semacam gethuk kacang merah atau kacang tholo. Kalau di daerah Sidoarjo biasanya dijual bersama dengan klepon.

Gempo adalah jenis makanan yang dibuat sebagai ucapan rasa syukur karena sudah menanam padi di sawah dan berharap panen tidak ada halangan (kleman). Gempo terkadang juga menjadi makanan sajian untuk acara "ruwat desa," sebuah tradisi yang dilakukan agar desa tetap tentram dan selamat.

Gempo
Sumber: Warisan Kuliner Indonesia Kue Basah dan Jajan Pasar oleh Yuyun Alamsyah
Bahan:250 gram tepung beras
250 gram kacang merah
250 gram gula merah
air secukupnya
parutan kelapa secukupnya (kutambah sedikit garam)
Cara membuat:
  1. Rendam kacang merah semalam agar empuk. Cuci dan tiriskan. Rebus sampai matang. Masak gula merah dengan sedikit air sampai cair lalu sisihkan.
  2. Kukus tepung beras dalam pengukus sampai matang.
  3. Campurkan semua bahan yang sudah dimasak menjadi satu dalam wadah. Tekan-tekan sampai padat dan bisa dipulung.
  4. Siapkan cetakan semacam mangkok yang dilapisi daun pisang. Masukkan adonan gempo sampai habis. Bentuk seperti cetakan dan padatkan. (Aku kukus lagi sampai benar2 matang)
  5. Gulingkan adonan, angkat cetakannya sehingga gempo menjadi bentuk utuh. Potong setebal 1-2 cm. Disajikan dengan kelapa parut.
Terima kasih,
Lany

Kamis, 11 April 2013

Kue Getas


Dear Host dan para suhu,

Hosh hosh hosh...he he he sudah mau tutuppp tapi jangannn tutup duluuu yaachhh event nya saya mau ikutan setor he he he meski detik detik terakhir, meski fotonya "nggak bangetttt" tapi ijinkan daku menyetorkan Kue Getas alias Kemplang buatanku ini. Seumur umur baru kali ini buat kemplang he he gara gara NCCJTIW, dan teringat saat indekost di Kota Malang sekitar tahun 1997 he he he penjaja Kue Getas atau Kemplang ini banyak berkeliaran disekitar rumah kost...terikannya khas dan lantang "Onde - onde, Getas, Kokam" he he he....(psssttt yang pernah indekost di Malang tahun tahun segitu pasti paham dengan maksud saya).

Resepnya hasil Googling dan utak atik Resep di Blog nya Mbak Hesti- Hesti's Kitchen  (Mbak Ijin yaa..) , setelah saya utak atik kurang lebih begini jadinya (saya bikin dua resep sekaligus - maklum keluarga besaaar):

Kue Getas

Bahan :
1. Tepung ketan 250 gram
2. Tepung beras 100 gram
3. 300 gram kelapa yang tuanya sedang (maksudnya nggak terlalu tua/nggak terlalu muda) - kupas, parut memanjang
4. 1/2 sdt garam
5. Santan 250 ml
5. Minyak untuk menggoreng

Cara:
1. Campurkan semua bahan tepung ketan, tepung beras , kelapa parut, garam dan tuangi santan
   sedikit sedikit, uleni dengan tangan hingga rata
2. Bentuk lonjong sesuai selera, dan goreng di dalam minyak dengan api sedang hingga kecoklatan

Hasilnya sekitar 16 biji ukuran agak kecil, dan eh eh ternyata dirumah selera nya suka yang nggak dibesta gula...setelah beberapa biji dilahap he he he oleh keluarga besar kami, baru terpikir untuk membesta nya. Resepnya pake ilmu kira kira, daaannn bisa diduga hasil penampakannya kurang memuaskan...hi hi i tapi tetep enyaaakkkk, begini resep bestanya CMIIW :

Bahan Besta :
Gula pasir 150 gram , dimasak bersama 75 ml air sambil diaduk , setelah agak kental kemrambut - Bhs Jawa) baru masukkan kue getas satu persatu hingga rata dengan cairan gula,angkat dan sajikan

Salam Cinta Indonesia
Mei - Kediri
http://djengkamto.blogspot.com

Ote - Ote


Selamat malam para host bidadari....senangnya diperpanjang eventnya.
Mau ikut setor jajanan kesukaan waktu kecil, bikinnya gampang tapi seninya pakai dicetak pakai sendok sayur. Kebetulan sendok sayur di rumah kecil-kecil jadi nyari dulu di pasar, dikoment mau jualan bakso apa mba kog sendoknya gede gitu hahaaa........mau ikut event nih pak....
Makanan ini tersebar di nusantara dengan berbagai nama, di Surabaya Ote-ote,ada yang menyebut heci,bakwan dan bala-bala.
 
OTE-OTE 

Berikut resepnya ala saya :
Bahan :
- 500 gr terigu (baiknya lenvana merah lebih pas buat gorengan)
- 3 sdt garam
- 3 siung bawang putih (diiris digoreng sampai kering)
- merica,gula secukupnya
- 750 - 850 ml air
-100 gr udang ukuran sedang (untuk topingnya)
- sayuran : kol,toge,wortel,seledri,bawang daun

cara membuat :
- gerus garam,bawang goreng,merica,garam,gula sampai halus
- remas-remas sayuran dengan bumbu halus dengan sedikit air
- tambahkan terigu dan air sampai menjadi adonan yang siap dicetak dengan sendok sayur
-rendam dalam minyak panas sendok sayur agar tidak lengket dan adonan yang sudah dicetak bisa dengan mudah dilepas dari sendok sayur.
- goreng adonan dengan diberi udang diatasnya.
- sajikan dengan cabe rawit

Selamat mencoba

Esti.

Minggu, 07 April 2013

Apem Selong


Holllaaaaa trio TAH and members
Mau lapoooraannnn yang kali ini adalah bikin apem selong yang berasal dari jawa timur terutama daerah pasuruan, malang dsk. Kue ini request dari suami dan yang terutama sih hasil komporane ibu oeban my komandan potluck hmff
sempet ragu mau bikin kue ini karena aku pikir harus wajan khusus, pas ditengah kegundahan cling bu oeban kasih ide pake wajan biasa juga bisa yowiss lah pantang mundur ayoo dicoba daripada gaak bisa tidur hehhe #lebay akut
Kalo miturut ceritane apem ini biasanya ada di dalam berkat (besek)  selametan orang yang meninggal dan seperti kue wajibnya gitu, selalu ada apem selong  Entahlah  apa filosofinya ...
Resepnya aku dapat hasil googling #ijin share yaaa kalo memang nccers yang punya resep
Yuk disimak resepnya, bikinnya gampang dan enakk
APEM SELONG
Bahan :
- 500 gr tepung beras
- 3 gelas santan dari 1 butir kelapa.  didihkan dan dinginkan
- 1,5 gelas air kelapa
- 1 sdm ragi instant
- 350 gr gula pasir
Cara membuat :
1. Campur air kelapa dan ragi biarkan kurleb 1,5 jam
2. Campur tepung beras dan gula beserta santan aduk hingga rata
3. Tambahkan campuran air kelapa ke dalam adonan tepung aduk sampai rata sambil ditarik tarik dan dijatuhkan berulang ulang hingga gula tercampur rata
4. Tutup adonan dengan serbet kurleb 30 - 45 menit
5. Ambil 1 sendok sayur tuang melebar ke samping wajan
6. Tutup wajan dan biarkan matang
Salam apem
Sugi bae

Sabtu, 06 April 2013

Mata Roda



Angel pecinta makanan INDONESIA..
makanya harus bisa setoran ditengah2 orderan, sakit dan thesis :D

Mata Roda ini aslinya dari daerah Pati, Jawa Timur
kemungkinan disebut mata roda karena ada irisan pisang didalamnya seperti mata roda

Mata roda ini biasa dikonsumsi sebagai sarapan pagi, karena isinya yg padat (singkong INDONESIA 100% jeh) tanpa ada tambahan terigu, santan, dll

Resepnya semirip dengan ketimus, lemet, atau apalah namanya di daerah lain
bedanya mata roda tidak menggunakan kelapa parut layaknya di ketimus

di daerah asal, ada yg membuat mata roda ini dengan warna pink atau hijau (dengan tambahan natural food color, seperti daun suji dan sirup cocopandan)
atau dibuat warna coklat dengan menggunakan gula aren yg asli INDONESIA

disini, berhubung angel sedang dikarantina karena sakit,
jadi menggunakan bahan seadanya

berikut resepnya ya

Mata Roda
by Angelia Novincy Umboh

Singkong usahakan yg muda
Garam

Gula pasir sesuai selera

Pisang, potong sesuai selera
*jika menggunakan pisang kepok/tanduk, sebaiknya dikukus dulu, jadi bisa menguranig penggunaan gula pasir

Daun pisang untuk membungkus, cuci bersih
*khusus untuk org2 yg susah mebungkus dengan daun seperti angel dan mba ima saputro, bisa dibuat diloyang kok :)

Cara membuat
1. Kupas singkong, cuci bersih, buang uratnya, parut

2. taburi garam sedikit

3. taburi gula pasir sesuai selera.
cara sesat angel: taburi gula, lalu remas2 singkongnya, jika gulanya masih larut, maka boleh ditambahkan lagi gulanya jika suka manis

4. taruh adonan singkong parut di lembaran daun pisang, isi dengan irisan pisang, tutup lagi dengan adonan singkong parut
*jika menggunakan loyang: alasi loyang dengan daun pisang, taruh adonan singkong parut, tata irisan pisang, tutup lagi dengan sisa adonan singkong parut

5. Kukus 30 menit

bisa disajikan hangat/dingin bersama kopi atau teh tubruk
--
Best Regards
Angelia Novincy Umboh

Jumat, 05 April 2013

Bongko Kopyor Gresik


Assalammualaikum
Selamat pagi semua

Hai2 para ibu2 Host yg cantik2

Orang rantau ama laporan lagi yang sekiaan kalinya

Kali ini mau laporan Bongko kopyor Gresik ala dapur Alfa.
Bongko kopyor ini hanya ada diwaktu bulan Ramadhan aja,beruntung waktu mudik kemarin dapat menikmati jajanan ini.

Bongko Kopyor
Bahan2nya
*Bubur Mutiara
*Bubur Sumsum
Kelapa muda(potong kecil2 memanjang)
Pisang rebus(potong menyerong),lagi ga punya stok
Nangka(potong kotak2),Aku ga pakai lagi ga musim
Santan Medium(ga kental ga encer)
Daun Pisang

Caranya

*Taruh bubur Mutiara,bubur sumsum,kelapa muda,pisang rebus,nangka dan santan didaun pisang.
*Bungkus
*Kukus 15 menit
*Angkat
*Sajikan

Bubur Mutiara
Bahan:
250 gr sagu mutiara
500 ml air
150 gr gula pasir
2 lbr daun pandan
1 ltr air untuk merendam


Cara membuat:
- rendam sagu mutiara dalam air 1 ltr selama lk. 1 jam. Tiriskan.
- Masak 500 ml air, daun pandan dan gula pasir hingga mendidih, tuang sagu mutiara, masak terus sambil diaduk hingga kental dan mendidih. Angkat.

Bubur Sumsum
100 gr tepung beras putih (siap beli),
600-700 ml santan (hasil campuran dari 1 kotak santan instant dan air),
1 sdt garam,
1 lbr daun pandan
Cara Membuat:

campur semua bahan jadi satu, harus benar2 licin supaya nanti tidak menggumpal2,
Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih dan meletup-letup.
Angkat.

Saus santan:
250 ml santan
½ sdt garam

Cara membuat:
- Masak semua bahan saus sambil diaduk agar santan tidak pecah, mendidih. Angkat.


Selamat Mencoba


Salam Jajanan pasar

Alfa Trinidad

Selasa, 02 April 2013

Jenang Waluh


Dear ibu-ibu host yang cantik,
Dapat limpahan labu kuning dari ibu mertua yang suka berkebun, sementara anak dan suamiku nggak ada yang suka labu. Langsung inget kalau ada event Jajanan di NCC. Jadilah labunya aku buat jenang atau dodol. Hasilnya, enak dan kenyal tapi nggak terlalu manis.

Sebagai ibu rumah tangga modern, aku mengandalkan wajan anti lengket dan pengaduk/spatula silicone, selain cepet buatnya juga nggak repot bersihinnya...hehehehe
Jenang aku bungkus pakai plastik wrap, karena lebih elastis dan praktis.
Bahan:
600 gram labu kuning, dikukus
300 gram gula jawa, serut kasar
250 ml santan instan
1/2 sendok teh garam
50 gr tepung sagu tani
200gr tepung ketan putih
2 lembar daun pandan, cincang kasar

Cara membuat:
·         Haluskan labu kuning, campur dengan tepung kanji dan tepung ketan putih. Sisihkan.
·         Masak santan, daun pandan dan gula merah hingga gula larut (bisa di tambah gula pasir jika ingin lebih manis). Saring dan sisihkan.
·         Tuang larutan santan dalam wajan, masukan campuran tepung dan labu.
·         Aduk hingga rata dengan api sedang. Teruskan mengaduk hingga mengental dan kalis kira-kira selama 2 jam. Atau sampai jenang tidak lengket jika di sentuh dengan jari tangan.
·         Tuang jenang dalam dalan loyang datar yang telah di alas plastik/daun.
·         Atau (seperti yang aku lakuin) ambil adonan sesendok (harus dengan sendok plastik, agar tidak lengket) letakan diatas plastik wrap yang sudah di potong persegi. Bulatkan dan plintir/putar hingga  tertutup.


--------------------------------
Ina Kornie

Bola-bola Keciput Wijen







Akhirnyaaaaaa host bisa ikut event ini juga, udah dag-dig-dug ajah kalo gak sempet ngikut event ini. Cemilan ini berasal dari Mojokerto dan ternyata punya sebutan lain yaitu kue buah rotan, entahlah kenapa bisa disebut gitu. Keciput ini adalah salah satu oleh-oleh wajib dari Mojokerto, disana ada keciput dan onde-onde yang uenaaaak banget, must buy deh. Keciput ini penampakannya seperti onde-onde, bedanya keciput ini tidak diisi karena bentuknya kecil – kecil dan juga rasanya renyah gurih manis. Uenaaak banget deh. Berawal dari suka makan keciput, kebetulan di rumah juga punya tepung ketannya. Langsung ajah dieksekusi.
 
Bola-Bola Keciput Wijen
 
Bahan:
1 butir telur, kocok lepas
1/2 sendok teh soda kue
1/2 sendok teh garam
200 gram tepung ketan
50 gram tepung beras (aku ganti tepung tapioka biar renyah)
4 sendok makan gula halus
Santan kental secukupnya (katanya bisa diganti dengan air kapur sirih supaya lebih renyah)
Wijen secukupnya
Minyak secukupnya
 
Cara membuat:
  1. Campur telur, soda, kue, garam, tepung, gula halus. Aduk rata.
  2. Tuangi santan sampai bisa dipulungi bulat kecil.
  3. Gulingkan di wijen.
  4. Goreng dengan minyak setengah panas. Pelan-pelan api dibesarkan. Aduk-aduk terus sampai kering.
Sumber: Aura Lezat Sehat No 14

Salam,
Agnes Marie

Senin, 01 April 2013

Ketimus


Dear Trio TAH yang ceria selalu,

Mau ikutan nyetor yaa..pengen dapet badge-nya yang keren banget itu.  Kali ini mau share hasil mencoba ketimus. Ini salah satu jajanan tradisional favorit saya & keluarga. Duluuu bangeeettt...tiap sabtu pasti bantu mama unt ngebungkus timus ini atau jajanan khas lainnya untuk dibawa ke gereja pas hari Minggu. Cuma, dulu ga merhatiin bagaimana komposisinya. Sekarang, untung ada oom Google, jadi bisa tau deh resepnya.

Untung rumah yang sekarang deket sama tempat pemarutan kelapa,jadi bikin jajanan yang satu ini bener-bener gampang dan menyenangkan..ahahah..ga kebayang kalo kudu marut sendiri..ahahhaha.. Setelah jadi langsung telpon mama buat pamer kalo bisa bikin timus sendiri.. *Bangga*

Oia,waktu marut singkong,di kasih tau sama bapaknya,kalo bisa juga bikin timus ga pake gula merah,tapi pake gula pasir aja. Trus biar merah,dikasih pewarna! Ow em jihhh!!! Bener-bener mendingan bikin sendiri deh..

Back to product review ya.. hasil jadinya,enaaakkk... Para batita ku juga pada doyan.  Makasih ya untuk week-weekan kali ini,bener2 "memaksa" kita untuk bisa membuat jajanan tradisional INDONESIA yang enak banget. Lain kali mo nambahin kelapa degannya biar ada krenyes-krenyesnya.


Resep Ketimus / Lemet
Source: http://resepanekajajanpasar.blogspot.com/2013/02/resep-jajan-pasar-jawa.html
Bahan:
500 gr singkong parut
250 gr kelapa setengah tua, kupas parut
150 gr kelapa muda iris kasar-kasar (ga pake)
100 gr gula pasir (cuma pake 4sdm)
150 gr gula merah, sisir hingga halus
1 sdt garam
125 ml air
daun pisang untuk pembungkus
Cara membuat:
1. Campur singkong parut, kelapa muda, kelapa degan, gula merah, gula pasir, garam, air aduk rata.
2. Ambil selembar daun pisang, masukkan 2 sdm adonan singkong, bungkus bentuk lontong, lipat kedua ujungnya ke dalam.
3. Kukus kue selama 30 menit hingga adonan matang.
Hasil jadinya + 28 pcs
Panada Panadakoe <panadakoe@yahoo.com>

Minggu, 31 Maret 2013

Dadar Jagung


Assalamualaikum,

selamat sore trio TAH yang baik hati dan tidak sombong... jangan bosen yaa upload laporanku di even keren ini
Kali ini aku buat dadar jagung, ada yang menyebut ini sebagai bakwan jagung. tapi kalo di kampung ibuku di Tuban namanya dadar jagung bumbunya juga beda sama bakwan jagung yang ada di Jakarta. Rasa daun jeruk dan sedikit pedas membuat dadar jagung ini istimewa... Selain dijadikan cemilan kalo di keluargaku favoritenya dimakan dengan sayur bening bayam ,tempe goreng dan sambel terasi hhmmm nyam nyamm deh

berikut ini resep dadar jagung yang aku dapat dari ibuku:
 
Dadar Jagung

Bahan :
2 buah jagung , disisir
1 batang daun bawang iris halus
100 gram terigu
air secukupnya

Bumbu halus:
2 bh bawang merah
1 bh bawang putih
2 buah cabai merah (buang biji)
2 lbr daun jeruk
garam, sedikit gula dan penyedap secukupnya

cara membuat:
jagung disisir dan diulek kasar saja, lalu beri bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan daun bawang, terigu, dan air secukupnya. goreng dengan api sedang sampai kecoklatan. bisa juga ditambahkan udang kupas.

demikian laporanku , semoga berkenan dan selamat mencoba

salam dadar jagung
sugi bae

Kamis, 28 Maret 2013

Onde-onde


Dear Trio TAH,

Panganan ini merupakan makanan traditonal indonesia yang berkategorikan manis, biasanya dihidangkan untuk dessert.
Dan didalamnya berisikan kacang hijau. Rasanya pun enak dan sangat khas rasa kacang hijaunya,
apalagi kalau dimakan pas anget-anget, masih sangat empuk ketika mau dimakan.
Berikut Resepnya :

ONDE-ONDE
Taken From : http://cemplangcemplung.blogspot.com
Bahan :
Kulit
- 250 gr tepung ketan
- 75 gr kentang kukus, kupas dan haluskan
- 40 gr gula pasir
- 75 ml santan panas
- 1/2 sdt garam
- wijen untuk kulit luar
- minyak untuk menggoreng
Isi :
- 150 gr kacang hijau kupas, rendam 1 jam, kukus dan haluskan
- 75 gr gula pasir
- 50 ml santan
- 1/4 sdt garam
- 2 lembar daun pandan
Cara membuat :
1. Campur tepung ketan, kentang, gula, garam, santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai bisa dipulung. Sisihkan.
2. Masak adonan isi sampai kental. Dinginkan. Lalu bentuk bulat kecil-kecil.
3. Ambil sedikit adonan, dibentuk bulat. Buat lubang di tengahnya dan beri bulatan adonan isi . Rapatkan dan bentuk bulat.
4. Gulingkan di wijen.
5. Goreng dalam minyak panas sedang sambil dibalik-balik sampai mengapung.
6. Angkat dan tiriskan.
Salam Jajanan Pasar,

Widya Sri Rusdianti
(http://widyasrirusdiantiskitchen.blogspot.com.au)

Rabu, 27 Maret 2013

Jenang Pudak Khas Gresik





Dear friends, habis dikomporin mbak Agnes buat kirim laporan JTIW nih, hehehe. Pudak adalah makanan khas Gresik, biasanya dibungkus daun apa ya nama-nya yang warnanya coklat itu (maaf gatau). Seumur-umur taunya pudak yang berwarna coklat, sepertinya pakai gula merah, tapi beberapa waktu lalu saya dibawain tante yang dari Gresik, jenang pudak warnanya Hijau. Katanya pudak pandan, dan itu katanya orang yang jual tidak selalu sedia hanya berdasarkan pesanan saja. Nah, kemudian saya menemukan resep Jenang Pudak Pandan di tabloid Lezat edisi 230. Jelas pingin nyoba karena bikinnya guampang banget dan ga pake bungkus membungkus hanya di loyang saja. Berikut resepnya:

Jenang PUDAK Pandan khas Gresik INDONESIA
Resep by Tabloid Lezat edisi 230

Bahan:
Tepung beras 200gr
Tepung terigu 30gr
Air daun suji (saya ganti dengan pasta pandan 1 sdm)
Telur ayam 3 butir, kocok lepas
Gula pasir 225gr
Santan 450ml
Garam 1/2 sendok teh
Pisang tanduk 250gr, kukus, potong bulat setebal 1 cm (saya pakai pisang kepok)

Cara membuat:

  1. Campur tepung beras, terigu, gula pasir, dan garam, aduk rata. Tambahkan campuran telur, air daun suji dan santan yang sudah diaduk.
  2. Tuangkan 1/2 adonan ke dalam loyang persegi ukuran 18 cm yang sudah dialasi plastik dan diolesi minyak. Kukus selama 25 menit diatas api kecil hingga matang.
  3. Tata pisang diatasnya. Siram sisa adonan diatasnya dengan rata. kukus selama 1 jam atau hingga matang, angkat.
  4. Dinginkan dan potong-potong sesuai selera
  5. Sajikan.

Best Regards,
Mitha

Klepon


Walopun sudah banyak yang laporan klepon tapi karena ini request dari anak lanangku untuk sarapan klepon anget sebelum berangkat sekolah, jangan pada bosen yak bacanya .... Dan aku laporkan untuk event JTIW tertjintah hehehheee..

Klepon ini disetiap daerah selalu ada dengan nama yang berbeda ada juga yg menyebutnya onde. Soal rasa klepon sampai saat ini aku masih suka ama klepon yang dijual di daerah gempol jatim, yang disisi kanan kiri jalannya banyak penjual klepon rasanyaa sedepp dan gimana gituuu.. Pokoknya rasanya juaraaa

Berikut resep klepon yang aku dapat dari milis ncc

Resepnya :

Tepung ketan 250 gr
Air hangat 175-200 ml
Garam 1/2 sdt
Air kapur sirih 1 sdt
Pasta pandan
Gula merah (dirajang) 100 gr
Kelapa parut 150gr + 1/4 sdt garam (Campur dan kukus)

Cara membuat :
Campur tepung ketan, garam, air hangat, air kapur sirih dan pasta

Ambil adonan, bentuk bulat, pipihkan, isi dgn gula merah lalu bulatkan lagi

Didihkan air dan dengan api sedang masukan klepon satu per satu sampai mengapung. Angkat dan tiriskan

Gulingkan di kelapa kemudian sajikan

Salam klepon legit
Sugi bae

Senin, 25 Maret 2013

Kremes Ubi


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dear Trio Host JTIW dan teman-teman,

Sebagai seorang member pasif saya tertarik dengan tema event kali ini dan ingin berpartisipasi. Lama banget ngga makan makanan yang satu ini, banyak sebutan untuk kue ini, di Sumatera orang menyebutnya kue sarang balam karena bentuknya yang menyerupai sarang burung, dan dalam bahasa sunda disebut kremes hui, sementara di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kue kremes lebih dikenal dengan nama kue carang emas atau gerubi.

Apapun namanya kue yang satu ini mudah dibuat, bahannya sederhana dan rasa yang khas. Dari namanya, kita sudah bisa membayangkan kue kremes ini merupakan kue yang renyah, gurih, manis karena warna kecoklatan dari gula merah dan sudah pasti terasa kremesnya yang "kres...kres..." ketika digigit, hmm...sensasinya mantap. Sekali-kali kremes ubi ini disajikan untuk keluarga saat minum teh sore hari, tambah nikmat...satu ga bakalan cukup deh. Membuatnya simpel banget dan saat proses pembuatannya aja, hmm..dah bikin ngiler, wangi ubi yang digoreng dan aroma gula merah yang mencair...bikin ngecess deh.

Kremes ubi ini masih banyak digemari dan memang termasuk jajanan jadul, juga udah mulai jarang dijual, kalau bukan kita sengaja pergi ke toko snack atau toko oleh-oleh. Jaman saya kecil sih dulu hampir semua warung kelontong atau warung rokok menjual cemilan ini. Sekarang udah digeser sama cemilan fabrikan yang penuh dengan bahan sintetis dan pengawet. Resep kremes ubinya silakan dilihat ya:

Kremes Ubi
by Bunda Syisyam

Bahan:
1 kg ubi jalar merah
200 gr gula merah, iris halus
air secukupnya untuk merendam
1 sdt garam halusGula pasir secukupnya
Vanila bubuk secukupnya
Minyak untuk menggoreng


Cara Membuat:
1.    Kupas dan potong ubi menggunakan pisau tipis dan tajam menjadi irisan halus. Rendam dengan larutan air garam dan vanila bubuk. Tiriskan.
2.    Panaskan miyak di dalam wajan. Goreng sebagian ubi dengan api sedang, hingga kuning dan hampir kering.
3.    Kecilkan api masukan sebagian irisan gula merah dan sedikit gula pasir, aduk rata hingga gula mencair dan tercampur dengan ubi (akan sedikit menggumpal). Angkat. Lakukan berulang hingga adonan habis
4.    Angkat menggunakan saringan dan taruh diwadah yang dialasi dengan kertas guna menyerap minyak.
5.    Ambil sejumput ubi goreng yang masih hangat, bentuk secara cepat menjadi bulatan-bulatan. Dinginkan hingga kue mengeras. Simpan di dalam stoples kedap udara.

Untuk 30 buah

Zaydatul Fitria

Wingko Babat


Trio TAH yang super qiiuuuttt, ini yang ke 14 :D
Mohon maaf ya penampilannya kurang cantik, soalnya semua yang saya kirim itu baru pertama kali bikin, kecuali putu ayu, qiqiqi...
Tapi rasanya enak koq, buktinya baru disimpen di meja dah kurang dari setengahnya, dalam jangka waktu kurang dari setengah jam. fiuuuh, untung sempet difoto dulu ya.
Nekat dikit ga apa yah, bukti bahwa NCC benar-benar memacu anggotanya supaya bisa baking lebih baik dan lebih baik lagi. Amin.
Banyak yang bilang cemilan ini berasal dari Semarang, tapi ternyata wingko ini berasal dari Babat, daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur.
Dan banyak orang memiliki pekerjaan karena makanan ini, karena banyak perusahaan yang memproduksi wingko.
Berikut resepnya dari Sajian Sedap. Semoga berkenan yaaa...

WINGKO BABAT
150 gram tepung ketan putih
300 gram kelapa parut kasar
1/8 sendok teh vanili bubuk
1/4 sendok teh garam
200 gram gula pasir
1 butir telur
150 gram santan kental instan
3 buah nangka, dipotong kotak (ga pake, ga ada soalnya, hehehe...)

Cara Pengolahan :
Campur tepung ketan putih, kelapa parut kasar, vanili bubuk, garam, dan gula pasir. Remas-remas sampai gula larut.
Tambahkan telur. Aduk rata. Tuang santan sedikit-sedikit sambil diuleni rata. Masukkan nangka. Aduk rata.
Pipihkan adonan. Bentuk bulat.
Panaskan wajan datar. Panggang wingko sampai matang.
Untuk 32 buah

Intan Permatasari

Lentho


Dear trio TAH...setoran pertamaku neh.. Mohon diterima yaa.. :)
Ada yg tau lentho? Penganan atau jajanan ini termasuk jajanan khas jawa, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Lentho berbahan dasar kacang tolo (kacang beras), jenis kacang yg biasa digunakan untuk sambel goreng krecek, pendamping gudeg Jogya atau Solo.
Di Jawa Tengah, lentho dinikmati sebagai cemilan dengan pelengkap cabe rawit.  Untuk membuatnya lebih empuk, ada yg menambahkan parutan singkong, ada yg menambahkan parutan kelapa.
Di Jawa Timur, makanan tradisional lontong balap sering dilengkapi dengan potongan lentho ini juga, walopun lebih dominan singkongnya, dengan beberapa butir kacang tolo.  Komentar rekan Yoeyoen Yalapoetri sih, di Jatim, yg namanya lentho kudu keras...hahaha..
Nah, yg aku buat ini lentho versi Jawa Tengah dengan resep ibunda.  Ini jajanan favoritku sejak lama, sampe-2 kalo pas balik ke Jkt, ibuku selalu membungkuskan lentho untukku.  Rasanya gurih, dengan aroma kencur dan daun jeruk di dalamnya.  Lebih enak lagi kalo lenthonya sudah terasa pedas, karena cabe rawitnya sekalian dihaluskan...nyammm... :)
Ini resepnya yaa..

Lentho
(versi resep ibunda Umi)


Bahan :
250g kacang tolo, cuci bersih, lalu rendam semalam
100g singkong, parut
Bumbu halus :
1 bungkul bawang putih
2 ruas jari kencur
5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
1 sdt ketumbar
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Cabe rawit merah sesuai selera (optional)

Cara membuat :

1.  Tumbuk kacang tolo sampe agak halus
2.  Campur dengan parutan singkong dan bumbu halusnya.  Aduk rata.
3.  Bentuk lentho setengah lonjong, lalu goreng dalam minyak panas.
4.  Angkat bila sudah matang.

Selamat mencoba yaa... :)
Salam JTI,
Meina
www.dapursaga.blogspot.com

Sabtu, 23 Maret 2013

Ketan Lara Kutil (Bojonegoro)


Assalamu'alikum Wr. Wb

Haluuu...Trio TAH dan teman-teman semuwah...
Mau setoran lagi, ini setoran saya yang kedua..
Sambil nungguin anak tes masuk SD bikin laporan ini, kmren bikin cemilan ini karena teringat jaman dahulu kala sering bgt dibuatin sm ibuku Ketan Lara Kutil ini, jangan mikir dari namanya ya... Yang artinya Ketan Sakit Bintil, tp cemilan ini pas bgt buat ngemil sore2 sambil nge teh atau ngopi Suka banget sama jajanan ini, mulai kecil sampai sekarang masih doyan....tp sdh jarang mbok2 ϑĩ pasar yang jualan jd hrs bikin sendiri, berikut saya share resepnya :

KETAN LARA KUTIL
Ala MommA QueeN

Bahan :
1 kg Beras ketan putih cuci rendam semalaman
700 ml santan dr 2 butir kelapa
250 gr kacang tolo atau biasanya ϑĩ sebut beras kacang rendam semalaman.
2 lbr daun pandan
1 sdt garam
1/2 butir kelapa mengkal parut untuk taburan

Caranya :
  1. Rebus kacang tolo hingga empuk, tiriskan sisihkan.
  2. Panaskan santan bersama daun pandan dan garam sampai mendidih sambil ditimba-timba agar tidak pecah, kukus ketan dlm dandang hingga mekar, masukkan dlm santan bersama kacang tolo, tutup rapat2.
  3. Siapkan dandang kukusan, jika sdh panas masukkan adonan ketan+kacang, kukus skitar 45 menit.
  4. Ketan disajikan dg taburan kelapa parut

Note: kalo mau awet kelapa parut dikukus dulu sm garam secukupnya.

Wassalamualaikum, dan selamat mencoba...

Salam Kutil eh Ketan Lara Kutil,
MommA QueeN