Kamis, 14 Maret 2013

Getuk Gulung


Saya member yang belum pernah kirim setoran,tapi ketika gong untuk NCC week jajanan pasar dibunyikan jadi pengen ikutan.Getuk jajanan pasar tradisional dari jawa tengah yang bahannya mudah,kali ini saya coba kreasikan dengan cara digulung jadilah getuk gulung.Terinspirasi ketika lagi browsing2 ketemu blog http://dapur-3d.blogspot.com/search/label/jajanan%20pasar dan yang si empunya blog membuat getuk gulung dan unyu banget xixi,tapi getuk gulung yang saya buat tidak se unyu yang saya lihat di blog tsb.Berikut resep asli dari dapur 3D

Resep Getuk Gulung ala dapur 3D
*******

2 kg singkong , cuci bersih potong potang dan kukus sampai matang
4 sdm  Margarine
190 gr gula pasir *atau sesuai selera
1/4 sdt vanilla L'amore *optional
pasta pandan (atau strawberry, moca sesuai selera) secukupnya
**
alat bantu untuk menggulung;
loyang ukuran 25x25x4 cm
2 lembar plastik seukuran loyang atau lebih
MAKISU (alat penggulung sushi) optional




=========
Caranya :
=========
  1. Haluskan singkong yang sudah di kukus dalam keadaan masih hangat, kemudian masukkan margarine, gula dan vanilla, aduk sampai tercampur rata.
  2. Bagi menjadi 2 bagian, beri pasta pandan salah satu bagian, aduk rata.
    Siapkan loyang kemudian alasi dengan plastik yang cukup besarnya kemudian ratakan adonan yang putih tekantekan.
  3. Kemudian tambahkan adonan yang yang sudah dicampur pasta diatas adonan putih lalu ratakan dengan sedikit ditekan tekan agar padat.
    Keluarkan adonan dari loyang dengan membalikkan adonan dan disimpan langsung diatas MAKISU  yang sudah diberi alas pastik, lalu gulung sambil ditekan tekan agar padat.
    kemudian dinginkan disuhu ruangan, lalu potong potong sesuai selera.
    Salam kuliner Indonesia,
    Lilis

Latopia Tegal


Dear Ibu Host NCC JTIW aka Ibu Trio TAH,

Berikut laporan saya yang kedua untuk Jajanan Tradisional INDONESIA saya membuat LATOPIA atau kalo orang Tegal biasanya bilang Latopnya. Kue ini sudah sejak kecil saya kenal. Apalagi saat saya kuliah dan merantau seperti sekarang, kue tersebut pasti jadi oleh2 untuk dibawa pulang. Mungkin daerah lain menyebutnya Bakpia atau Pia saja karena sebenarnya mirip. Mungkin yang membedakan menurut saya Latopia Tegal ini kulitnya lebih tebal dan garing. Karena ini percobaan pertama saya menilai untuk yang saya buat ini belum mirip dengan Latopia Tegal karena kulit yang saya buat terlalu tipis. Tetapi untuk rasa sudah lumayan lah. Jadi next nya kalo mau membuat lagi sebaiknya kulit dibuat lebih tebal. Selain itu saya memberi polesan kuning telur dan susu cair di bagian atas dengan maksud agar ada tampilan agak gosong diatasnya tetapi setelah jadi ternyata lebih mirip pisang bollen kata suami hehe.. tapi melihat bagian bawah Latopia ini yang gosong alami saya merasa gosong alami ini lebih mirip dengan Latopia Tegal. Jadi next nya lagi ga perlu pake polesan apapun tinggal dibolak balik saja saat di oven.

Sumber resepnya hasil telepon dengan Ibu tercinta di Tegal, Ibu sih emang belum pernah membuat tapi blio punya catatan resep dari hasil kursus dibalai desa katanya hehe

Berikut Resepnya:

Latopia

Bahan I :
1 ¼ gelas belimbing tepung terigu serba guna
50 ml minyak sayur
2 sdm margarine

Bahan II :
1 ½ gelas belimbing tepungterigu serba guna
50 ml air putih hangat
3 sdm susu bubuk
4 sdm gula pasir
2 sdm margarine

Bahan Isi Kacang Hijau :
250 gr kacang hijau (saya pakai yang belum dikupas)
100 ml santan kental ( saya pakai kara 2 x @65ml)
Gula pasir sesuai selera
Garam

Cara membuat Kulit :
- aduk bahan I sisihkan
- aduk bahan II sampai kalis sisihkan
- giling bahan I, giling bahan II
- letakan bahan I diatas bahan II lipat 3 lalu giling (lakukan 3 x)
- diamkan 15 menit ulangi lagi giling dan lipat 3. Giling menjadi ukuran persegi lalu potong2 menjadi ukuran yang sama (saya menjadi 18 pcs)
- diamkan 1 jam (tutup dengan serbet)

Cara membuat Isi :
- rebus setengah matang kacang hijau
- rendam setengah hari atau semalaman
- kukus kacang hijau sampai empuk
- giling sampai halus (saya cukup diulek saja karena susah diblender)
- panaskan minyak secukupnya, tuang gilingan kacang hijau beri gula, santan dan garam aduk sampai kacang hijau agak mengering
- angkat dinginkan

Penyelesaian :
- ambil 1 potong adonan kulit, giling, beri isian, lipat seperti amplop
- susun diatas Loyang yang dialas kertas roti
- panggang 10 menit dengan api bawah suhu 175 derajat celcius
- balik Latopia, panggang lagi 10 menit api bawah suh 175 dercel
- terakhir panggang api atas bawah suhu 150 dercel selama 5 menit
- angkat, dinginkan
- siap disajikan

Terimakasih
Salam, Irma

Wingko Singkong

Dear trio host JTIW,
Pengen ikutan meramaikan event NCC JTIW, kemarin libur nyepi saya manfaatkan eksekusi resep ini.

Resep ini asalnya aku dapat dari  Rini  dinamai Cassava cake. Resep asalnya  pake santan, karena aku malas peras santan, aku coba gantikan santan dengan kelapa parut, ternyata hasilnya enak, rasanya antara lemet dan wingko , kalau lemet khan dikukus, wingko di oven. Umumnya wingko  memakai bahan ketan, karena ini bahan dasarnya singkong, maka aku namai wingko singkong. (he..he.. ngasih namanya suka suka )

Bikinnya mudah sekali, karena bahan singkongnya beli langsung yg sudah digiling di pasar, jadi prosesnya tinggal campur dan oven.

Wingko Singkong

Berikut resepnya :
3 kg singkong parut
1 butir kelapa parut
500 gr gula pasir
300 gr mentega (boleh diganti dgn 300 ml minyak goreng)
2 lbr daun pandan
air kelapa secukupnya (+/- 200-300ml)

Cara membuat:
  1. Mixer gula dengan mentega sampai putih dan lembut
  2. Masukkan singkong parut, kelapa parut dan air kelapa.
  3. Aduk sampai adonan tercampur rata
  4. Alasi loyang dengan kertas roti atau daun
  5. Taruh pandan pada dasar loyang.
  6. Masukkan adonan, oven dengan api sedang (180C) . selama +/- 60 menit.
  7. Test tusuk, bila lidi sudah tidak basah berarti sudah matang.
  8. Dinginkan, setelah dingin potong - potong....
Untuk resep diatas jadi 2 loyang, 1 loyang uk : 18x18 cm dan 1 loyang 25 x30 cm.

Salam singkong,
Retno

Kue Pepe Sagu Betawi

Assalamualaikum selamat malam para host yang budiman, maaf nih malem2 mau setor jajanan aku yang ke 3.
Kali ini aku mau bikin makanan khas yang wajib ada pada saat pesta hajatan pernikahan orang betawi asli. Biasanya dulu ketika kecil kalo makan kue ini makannya selapis-selapis dan ditarik-tarik satu persatu, ada kenikmatan tersendiri saat mengunyah kue yang kenyel2 ini. Sampe sekarang masih banyak orang yang jual penganan yang satu ini terutama dipasar kue subuh. Tapiiii....rasanya nggak seperti bikinan enyak-enyak jaman dulu. Aroma daun suji dan daun jeruknya sangat kental sekali, membuat kita selalu kangen pada masa kecil ikut kondangan bersama ibu.
Nah untuk mengenang masa-masa itu, ini aku copas resepnya dari SedapSaji yuuuuk.....

Kue Pepe Sagu Betawi
Bahan:

Resep Dasar:
500 gram tepung sagu
25 gram tepung beras
1 1/2 sendok teh garam
800 ml santan dari 11/2 butir kelapa
50 ml air daun suji (dari 30 lembar daun suji, 1lembar daun pandan, dan 1 tetes pewarna hijau muda)
4 tetes pewarna merah cabai

Bahan Sirup:
500 ml air
500 gram gula pasir
2 lembar daun pandan
10 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

Cara Pengolahan :
  1. Campur tepung sagu, tepung beras, dan garam. Masukkan santan sedikit – sedikit sambil diaduk sampai larut. Sisihkan.
  2. Rebus bahan sirup dengan api kecil sampai gula larut dan harum. Saring. Ukur 750 ml. Biarkan hangat.
  3. Tuang sedikit-sedikit ke campuran tepung sagu. Aduk rata. Saring.
  4. Ambil 500 ml adonan. Tambahkan air daun suji. Aduk rata. Sisanya biarkan putih.
  5. Tuang 100 ml adonan putih ke loyang 20x20x7 cm yang dialas plastik. Kukus 5 menit di atas api sedang. Tuang lagi 100 ml adonan putih. Kukus 5 menit.
  6. Tuang 100 ml adonan hijau. Kukus 5 menit. Lakukan bergantian dengan susunan 2 lapis adonan putih dan 1 lapis adonan hijau.
  7. Terakhir tuang 100 ml adonan putih yang sudah ditambahkan pewarna merah cabai.
  8. Kukus 20 menit diatas api sedang sampai matang. Dinginkan. Potong-potong.
Untuk 24 potong
Salam kuliner Indonesia,

Nina Finawaty

Carang Gesing

Slamat malam Host NCCJTIW yg lg ketiban email seabrek-abrek :_)
Ini laporan kedua untuk event week-week-an NCC kali ini dengan tema "Jajanan Tradisional Indonesia"
Asal kue ini dari daerah mana saya kurang tahu,yang pasti saya mengenalnya sudah sejak saya masih imut :_) #sekarang dah amit#,hehehehe......
Dan yang pasti saya suka jajanan tradisional yg prosesnya simpel saja.
Versi Carang Gesing yang saya jumpai dipasar adalah yang memakai campuran terigu,dan yang saya buat ini adalah versi resep dari almarhumah simbah saya dulu.
Berikut resep yang saya tahu dari jaman simbah saya,

Bahan:
- 1 sisir pisang kepok
- 1,5 liter santan sedang
- 400 gram gula pasir (yg tdk suka manis bisa dikurangi)
- 1 sdt garam
- 1 sdt vanili bubuk
- 3 btr telur antero(kocok asal caampur)
- daun pandan secukupnyaa
- daun pisang untuk membungkus secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas pisang dan iris bulat-bulatCampur semua bahan jadi satu,kecuali daun pandan,aduk rata
  2. Siapkan daun pisang klo ada bsa diselipkan selembar plastik yg tahan panas diantara daun pisang(berguna untuk mencegah air santan bocor.
  3. Taruh sepotong daun pandan diatas daun baru kemudian dituangi campuran adonan.Bungkus tum,semat dgn lidi.
  4. Kukus kurleb 3/4 jam atau hingga matang.
  5. Disajikan dingin lebih nikmat.
Salam Jajanan Tradisional Indonesia,

Lely Jossie

Kue Talam Ubi Ungu

Dear host NCCJTIW "TAH"

Sudah lama menanti event online week-weekan NCC, akhirnya muncul lagi eventnya. Untuk event khusus Jajan Tradisional INDONESIA Week ini, awalnya sebenarnya pengen bikin kue talam singkong favoritku dan keluarga terutama papaku. Berhubung ga nemu singkong dan inget di dapur masih punya stok ubi ungu jadi pindah haluan ke kue talam ubi ungu ini.

Kue talam sendiri sebenarnya sangat banyak ragamnya. Selain talam ubi dan singkong ini, ada talam jagung, talam ketan,talam ebi, talam kentang, talam talas dan sebagainya.

Resep yang saya pakai di sini adalah resep dari teman yang dia peroleh dari www.kembangcabe.blogspot.com. Hanya saja karena lidah sudah terbiasa dengan tekstur dan rasa dari topping yang biasa dibuat oleh mama saya pada saat bikin talam singkong, jadi khusus topping saya modifikasi seperti yang biasa saya makan dari kecil.

Membuat kue talam ubi ini sangat mudah dan tidak memerlukan waktu lama. Jadi tunggu apalagi? Begitu punya bahan lengkap ga usah ragu-ragu lagi untuk langsung eksekusi.

Berikut resep asli berikut modifikasi toppingnya:

Kue Talam Ubi Ungu
 

Bahan Ubi:
250gr ubi ungu, kukus dan haluskan
125ml santan dari 1/4butir kelapa -> saya pakai santan kotak
1/2sdt garam
50gr tepung beras
25gr tepung sagu
75gr gula pasir halus

Bahan topping:
125ml santan dari 1/2 butir kelapa -> saya pakai santan kotak
1/8 sdt garam -> saya pakai 1/4sdt
25gr tepung beras
1sdm tepung sagu -> saya tidak pakai
25ml air panas

Cara Membuat:

Bahan Ubi: rebus santan dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Biarkan hangat.

Campur ubi, tepung beras, tepung sagu dan gula pasir halus, masukkan santan aduk rata. Tuang adonan ubi setinggi 3/4 cetakan yang telah dioles tipis minyak goreng. Kukus 15 menit sampai matang.

Bahan Toping:
Rebus santan dan garam sambil diaduk sampai mendidih, biarkan dingin.

Aduk rata tepung beras dan air panas, tambahkan tepung sagu, aduk rata. Tuang rebusan santan sedikit-sedikit sambil diaduk rata.

Tuang diatas bahan ubi, kukus 10 menit sampai matang


Rasa manis dari kue talam ubi ungu ini menurut saya sudah pas. Benar-benar alami seperti kita makan ubi ungu yang direbus/kukus. Tapi untuk memperkaya rasa, untuk topping saya bikin 2 kali resep, lagi-lagi ini karena terbiasa buatan mama saya dari kecil. Dengan membuat 2x resep, menurut saya perpaduan rasa manis dan gurih lebih mantap serta memperkaya rasa dari kue talam ubi ungu ini. Tapi tentunya semua kembali kepada selera masing-masing...;)

Selamat mencoba....

Okky Lasiny

Combro dan Misro

Dear Host and all,

Long weekend ini kami habiskan di rumah opungnya meyza di ciledug. Pas ke pasar saya lihat singkong yg putih mulus2. Tiba-tiba kepengen combro dan misro. Pas pula untuk laporan JTIW, Langsung beli dan giling dipasar deh.

Berikut resep combro dan misro ala opung meyza


COMBRO dan MISRO

Bahan :
2kg singkong parut
1butir kelapa agak muda parut
1 sdm garam

Bahan isian misro :

Gula aren iris halus


Bahan isian combro :
3 potong combro dihaluskan
10 butir cabe rawit
2 siung bawang putih
5 siung bawang merah
1 batang daun bawang
Garam dan gula secukupnya

Cara membuat isian combro :
Tumis bumbu halus lalu masukkan combro halus dan gula garam. Kemudian masukkan daun bawang

Cara membuat combro dan misro :
Campur singkong parut, kelapa parut dan garam. Ambil sedikit, pipihkan masukkan isian dan tutup kembali. Lalu goreng kekuningan.

Nyam-nyam. Combro dan misro enak disajikan hangat dengan teh manis hangat sebagai cemilan di sore hari :)

Salam JTIW,

Ummi Meyza