Hai ..hai.. Trio TAH,
Mau laporan yang ke 2 nih, kali ini saya
buat Wajik. Dulu waktu saya ikut suami tugas di Jepang, pas acara
ngumpul2 saya cobain salah satu makanan yg dibawa teman yaitu wajik.
Wajik nya enak sekali, gurih, dan manis nya pas. Pulang ke jakarta,
kalau saya pergi ke pasar saya selalu cari cemilan yang satu ini. Dan
kebetulan ada event jajanan tradisional, liat mbak Frederika laporan
wajik, gak sabar pengen buat cemilan ini. Resep saya pakai resep dari
Mbak Frederika, gampang banget buatnya (Thanks mbak untuk resepnya).
Wajik Beras Ketan
Bahan :
500 gr beras ketan putih
350 ml santan dari 1 butir kelapa
200 gr gula jawa, sisir halus
3 lembar daun pandan
1/2 sdt garam
Cara membuat ;
1. Rendam beras ketan putih selama 1 jam.
2. Lalu kukus hingga matang, Angkat dan dinginkan.
3. Masak santan, gula merah, daun pandan dan garam hingga mendidih dan gula larut.
4. Masukkan beras ketan ke dalam santan, aduk rata hingga santan meresap.
5. Tuang ke loyang uk. 18x18 yang sudah dialasi plastik, tekan-tekan dan padatkan.
6. Potong setelah wajik dingin.
Terima kasih.
Tia Pamela
Kamis, 21 Maret 2013
PisCok Renyah
Dear Ibu Host NCC-JTIW yang Cantik,
Berikut laporan saya yang keempat ya untuk NCC-JTIW.
Saya membuat PisCok aka Pisang Coklat. Ini Jajan kegemaran saya dari kecil bahkan sampe sekarang.
Biasanya dijual sama abang2 dekat sekolah hehe.
Dengan isian yang bisa bervariasi tergantung selera bikin ga bosen makan
PisCok Renyah ini
Untuk yang saya buat ini isinya pisang, susu dan meises
PisCok aka Pisang Coklat Renyah
Bahan :
8 lembar kulit lumpia siap pakai
1 pisang tanduk matang
Gula pasir secukupnya
Susu Kental manis putih 1 sachet
Coklat Meises secukupnya
Minyak untuk menggoreng
Bahan perekat : 2 sdm terigu dicampur air sampai kental
Cara Membuat:
- Potong pisang tanduk menjadi 8 bagian
- Ambil selembar kulit lumpia, beri sepotong pisang di sisi, kucuri dengan Susu Kental manis, taburi gula pasir dan beri meises
- Beri perekat di sekeliling kulit
- Gulung perlahan lalu tekan bagian ujungnya
- Goreng dalam minyak panas sampai matang kecoklatan
- Angkat, sajikan
Terimakasih
Salam, Irma
www.DapurCikarang.Blogspot.Com
Manisan Kolang - Kaling
Selamat pagi Trio TAH yang manis2...
Mau setoran ketiga nih yaa..
Dulu
waktu kecil seneng banget sama Manisan Kolang-kaling ini. Kalau diajak ke pasar
sama Mamaku, pasti mintanya dibeliin manisan kolang kaling yang ditusuk pake
tusukan, jadi dibilangnya Sate Kolang-kaling. Sampai sekarang, paling seneng
kalau diajak bertamu ke rumah Pakdeku di daerah Klender sana. Karena biasanya
kita bakal disuguhin manisan Kolang kaling ukuran jumbo dan enak banget
rasanya. Lama-lama jadi penasaran pengen bikin. Tapi berhubung kemaren cari
kolang-kaling ukuran jumbo di pasar ga ada, akhirnya Kolang-kaling ukuran
sedangpun langsung dieksekusi. Tusukan sate pun lupa ga kebeli..jadi gagal
dibentuk Sate Kolang-kaling. Dibikin manisan biasa saja…yang penting kan
rasanya yaa….Maaf..fotonya overkuota dikiit..
Manisan Kolang - Kaling
Bahan :
1 kg manisan kolang-kaling
300 gr gula pasir (sesuai selera
)
4 lembar daun jeruk/daun Pandan (
yang aku pakai daun Jeruk)
3 lembar daun bambu/ air bilasan
beras ( untuk merendam kolang-kaling supaya bening warnanya) (aku pakai daun
bambu)
Air ( kemarin ga pakai ukuran, pokoknya sampai
kolang-kaling kerendam semua aja )
Cara memasak
- Cuci kolang kaling sampai bersih. Letakkan daun bambu sambil direndam air. Kalau tidak ada daun bambu bisa pakai air cucian beras direndamnya. Diamkan semalaman. Katanya sih cara ini untuk bikin si kolang kaling jadi bening dan bersih.
- Cuci kembali kolang kaling sampai bersih. Lalu direbus dengan air. Setelah air mendidih, buang air rebusan pertama, supaya kolang kaling tidak berbau langu ( bahasa Indonesianya apa yaa??)
- Dicuci lagi, lalu direbus lagi dengan air yang bersih, sambil dimasukkan gula, dan daun jeruk/daun pandan, beri pewarna sesuai selera.
- Dimasak, sampai air rebusan berkurang dan mengental. Hati-hati jangan sampai gosong.
- Dinginkan dalam kulkas..Hidangkan..
Selamat mencoba…
Salam,
Maria Rara
Tape Ketan Hitam
Assalammkum
Selamat pagi semua
Mau laporan yang sekian kalinya
Kali ini aku mau laporan Tape Ketan Hitam,mumpung punya stok Ketan hitam ha..ha....
Meski
bahan2 tidak ada ditempatku,jadinya ini jajanan termahal.Kenapa
termahal karena Beras ketannya Belinya Online dari US terus raginya dari
Indonesia(ini yang paling mahal harus mudik dulu or nunggu temana yang
mudik ke Indonesia).
Tapi tetep semangat berkarya dong ha..ha....
Tape Ketan Hitam
Bahan
#250 gr beras ketan hitam
#1/2 butir ragi tape
#gula pasir secukupnya(aku pakai 3 sendok,udah manis kok)
Caranya
Kukus beras ketan hingga matang(35 menit),dinginkan.
Kalau udah dingin taburi dengan
ragi tape,aduk rata
taruh di wadah (alasi dengan daun pisang dulu),lalu tutup dengan daun pisang.
Diamkan hingga 2 hari.
Mudahkan
Selamat mencoba
Alfa Khasanah
Bongko Kue Keranjang
Ini laporan saya ke-2. Kebetulan masih ada sisa kue keranjang dari
imlek kemarin. Kue ini selalu mengingatkan saya sama Oma saya. Beliau
selalu bikin kue ini setiap imlek dan selalu jd rebutan. Tapi sayang
sekarang beliau sudah tidak bikin lagi karena kesehatan.
Jadi saya coba search di Internet resep bongko pada umumnya itu seperti apa. Berikut ini resep yang saya gunakan:
BONGKO KUE KERANJANG
Bahan:
- kue keranjang
- santan kental, saya pakai santan instan
- garam
- daun pisang
Cara Membuat:
1. Potong- potong kue keranjang kotak-kotak atau sesuai selera.
2. Ambil sepotong daun pisang, letakan potongan kue keranjang dan 1 sdm santan. Bungkus daun pisang seperti pepes. Tusuk dengan lidi.
3. Kukus selama 20-30 menit.
4. Bongko siap dinikmati.
Sincerely,
- anne -
Jadi saya coba search di Internet resep bongko pada umumnya itu seperti apa. Berikut ini resep yang saya gunakan:
BONGKO KUE KERANJANG
Bahan:
- kue keranjang
- santan kental, saya pakai santan instan
- garam
- daun pisang
Cara Membuat:
1. Potong- potong kue keranjang kotak-kotak atau sesuai selera.
2. Ambil sepotong daun pisang, letakan potongan kue keranjang dan 1 sdm santan. Bungkus daun pisang seperti pepes. Tusuk dengan lidi.
3. Kukus selama 20-30 menit.
4. Bongko siap dinikmati.
Sincerely,
- anne -
Putu Bambu
Dears Para host n NCCers
Alhamdulillah bisa kembali menyetor Makanan tradisional ke JTIW.
Kali ini saya menyetor Kue Putu Bambu, makanan yg saya kenal sejak kecil dari kampung halaman saya di Medan. Makanan ini setau saya cukup terkenal di Medan. Kue yang terbuat dari tepung beras, berwarna putih dan di cetak didalam bambu berukuran kecil, makanya namanya jadi Putu Bambu dan di tabur dgn kelapa parut.
Kalau di jawa, kue putu bambu ini berwarna hijau.
Karena tidak punya cetakan bambu maka saya menggunakan plastik ukuran kecil utk mencetaknya, tapi saya kurang puas dgn hasilnya krn jadinya tekstur nya agak padat krn hrs sedikit ditekan agar pas dgn bentuk plastiknya.
Akhirnya sebagian adonan saya cetak dgn cetakan kecil2. Hasilnya cukup memuaskan kue putu nya lembut seperti yang saya mau.
Kue putu ini lebih nikmat di makan selagi panas.
Yang penting saat memasukkan ke cetakan jangan di tekan/dipadatkan. Agar hasilnya lembut dan tidak keras, cukup diratakan saja.
Resep saya lihat dari Tabloid online Lezat http://www.lezatgrup.com/
Ini dia resepnya
Kue Putu Bambu
Source : Tabloid online Lezat
BAHAN:
- Tepung beras 750 gram
- Air ± 600 ml
- Garam 1 sendok teh
- Daun pandan 5 lembar
- Pewarna hijau 1 sendok the
ISI:
- Gula merah 250 gram, sisir halus
TABURAN (CAMPUR & KUKUS):
- Kelapa parut memanjang 250 gram
- Garam 1/2 sendok the
CARA MEMBUAT:
- Rebus air bersama garam, daun pandan, pewarna hijau hingga mendidih, angkat dan biarkan hangat.
- Masukkan tepung beras dalam wadah, tuangi air pandan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga berbutir halus (hentikan pemakaian air jika adonan sdh berbutir2)
- Siapkan saringan kasar, masukkan adonan tepung, ayak sambil ditekan-tekan hingga adonan tepung berbentuk butiran halus dan lakukan hingga adonan habis.
- Siapkan cetakan bambu, lalu masukkan sepotong kecil daun pandan sebagai alas cetakan, tuang sedikit adonan tepung (+ 2 sendok makan) dan buat lubangi bagian tengahnya. (Saya menggunakan cetakan mangkok kecil)
- Masukkan sedikit gula merah (+ 1 sendok teh), lalu tutup dengan adonan tepung hingga agak penuh (jangan di tekan) dan ratakan.
- Letakkan bambu dalam keadaan berdiri di atas lubang-lubang kukusan, lalu kukus dengan api besar selama 10 menit hingga matang, angkat. (Sy: Masukkan cetakan ke dalam dandang panas, kukus selama 20 menit)
- Keluarkan kue putu dari bambu/cetakan, lalu sajikan selagi panas dengan taburan kelapa.
Bisa juga menaburkan sedikit gula pasir pada saat penyajian.
Salam,
Wenny Hariany
Jongkong Sela
Dear Trio Host TAH dan NCCers semuwahhhh ....
Jadi
ketagihan setor nih. Ini setoranku yang kedua ya. Mumpung di rumah
penghuninya lengkap, karena biasanya anak sulung khan ada di pesantren,
sekarang sedang ada di rumah, perawatan karena sakit. Nah....emaknya ini
pengen bikin jajanan buat perbaikan gizinya hehheee.
Tadi
pagi belanja ke pasar di kompleks perumahan, pengen beli ketela pohon,
lha koq gak ada yang jual, yang ada ubi. Ya udah lah dibeli aja itu ubi.
Selesai
masak buat makan siang trus mandi, badan segerrrr. Buka grup bb sambil
tanya-tanya kira-kira ubi ini enaknya dibuat apaan. Usulan macem-macem,
tapi rasanya udah pernah nyobain semua. Pengen bikin jajanan yang belum
pernah dirasakan. Kembali deh buka buku resep yang tebel kemarin.
Ketemulah resep jajanan dari Bali ini. Ahhh....gak usah nunggu
lama-lama, langsung dieksekusi aja. Dannn....taraaaa, pas udah mateng
warnanya jadi cantik banget, karena dapetnya ternyata ubi kuning, tapi
warnanya orange deh menurut aku, mana yang bener yaaa, malah jadi
bingung sendiri hihihihi.
Ubi
kalau dicampur tepung
beras jadi agak berubah teksturnya, lebih padat/kesat. Saya malah lebih
suka karena pada dasarnya gak begitu suka sama ubi karena biasanya
lembek. Rasanya sih mirip-mirip gethuk telo kalau menurut saya, tapi
saya lebih memilih Jongkong Sela ini daripada Gethuk. Kalau di daerah
lain apa ya namanya jajanan ini?
Nah biar gak penasaran, ini dia resepnya :
JONGKONG SELA
(Bali)
1 kg Ubi jalar
1 gelas / 125 gram Tepung beras
1/4 butir Kelapa, parut
250 gram Gula merah ( J : 100 gram ), disisir
Daun pisang secukupnya
Cara membuat :
- Kukus ubi, kupas dan haluskan.
- Campur tepung beras, kelapa parut dan ubi menjadi satu.
- Bungkus adonan dengan daun pisang, isi dengan irisan gula merah, lalu kukus hingga matang. Bentuk menjadi segitiga. ( kukus +/- 15 menit )
- Siap dihidangkan.
Salam hangat,
~ J ~
BB : 30D90D2A
Langganan:
Postingan (Atom)




