Jumat, 22 Maret 2013
Pastel Singkong
Assalamualaikum trio TAH dan NCCers semua..
Ini laporan keduaku dibuat kemarin tapi baru sempat laporan sekarang. Pastel singkong ini kesukaan kakakku setiap ke pontianak selalu dia ngeborong ini di pasar untuk dibawa diperjalanan ke rumah nenek yang super duper terpencil hehe(tapi kalau kesana gak bakal mau pulang kalau gak mikir kulit yg bakal jadi gosong hehe). Pastel salah satu makanan masa kecil karena dulu mama selalu membuatnya untuk keluarga sebagai teman minum teh disore hari, aku dan kakakku hanya bantu menggiles adonan dan mainin adonan hehe kenangan itu keinget terus deh. Nah karena mamaku sudah lupa resep kulit pastel dan tanteku juga gak tau resep kulitnya akhirnya pakai resep kulit pastel ncc yg ueeenaaaak, cuma gilingan mie punya mama gak tau nyelip digudang bagian mana akhirnya pakai rolling pin tapi bener-bener menguras tenaga sampai rasanya mau nyerah tapi kata tante " jangan de nanti gak kebagian semua kalau berhenti sekarang" tapi akhirnya selesai juga tuh pastel.. isi pastelnya teteup minta resepnya dari tanteku yg kemarin hehe..
Isi pastel singkong
By: tante zubaidah
A:
1 sdm ketumbar
1 sdt merica
8 bawang merah
3 bawang putih
Cabai merah(sesuai selera)
Cabai rawit (sesuai selera)
B: 1 kilo singkong ( ditimbang beserta kulit) , dikupas, cuci lalu direbus sampai empuk..
How to make:
Haluskan bahan A lalu tumis sampai harum lalu masukkan singkong aduk sampai rata angkat lalu haluskan.
Isi siap digunakan
#mungkin ada nama lain lagi selain pastel singkong? Kasih tau ya.. ^_^
Regards zie ^_^
Sent from zie's Mobile
Ziebelajar-baking.blogspot.com
Reply Reply to all Forward
Penggiling Tepung Tradisional
Membahas topik penganan khas Indonesia seperti yang telah kita ketahui banyak menggunakan bahan seperti tepung beras, tepung ketan, kelapa, gula merah dsb. Dimana bahan- bahan tersebut sangat mudah didapatkan.
Saat ini dimana teknologi sudah sangat berkembang, bahan makanan seperti tepung bisa kita beli di pasar maupun supermarket terdekat.
Tepung beras dan tepung ketan sendiri sebenarnya sudah lama tersedia di pasaran, tapi entah mengapa mama saya kok suka ngotot pake tepung beras hasil gilingan sendiri, alasannya sih ga afdol kalau pake tepung siap pakai, ga seenak bila menggunakan tepung buatan sendiri. Belakangan sih sejak ada penggilingan beras dan ketan di pasar terdekat akhirnya pake jasa penggilingan tersebut.
Ada alat penggilingan tradisional yang terbuat dari batu, seperti batu ulekan yang sehari-hari kita gunakan. Ukurannya besar dan berat banget. Kalau di Palembang disebut juga dengan nama "Iseran"
Nah alat inilah yang dulu sering digunakan. Caranya beras atau ketan direndam dulu kalo tidak salah semalaman. Lalu dengan menggunakan sendok makan tepung dimasukkan di lubang bagian atas bergantian dengan air.
Lalu alat tersebut diputar menggunakan tuas diatasnya. Dan untuk menghasilkan tepung yang halus biasanya penggilingan dilakukan minimal 2 kali. Setelah itu tepung basah diletakkan di kain blacu utk menyaring air, dan tepung dijemur.
Ribet yaaa...banget ribetnya karena saya sendiri dulu mengalami proses ini, belum lagi kalau gilingannya macet karena saya ga sabar menyendokkan sedikit demi sedikit, pengen cepat selesai supaya bisa main hahaha...
Tapi mengingat itu semua saya bersyukur dan juga senang. Salut sama mama yang totalitasnya juara bagi kita sekeluarga. Dan juga sebagai "Tukang Kue".
Melihat proses ribet dan lelahnya mama membuat kue dan catering, saya dulu sempat membatin "Saya ga akan pernah nyari duit kayak mama gini" hahaha... Dan lihat deh sekarang, walaupun belum total dan serius akhirnya saya dapat uang dari jualan kue, hehehe jadi maluuu pernah ngomong begitu.
Foto penggilingan yang saya lampirkan hasil browsing di internet. Saya belum tanya mama apakah "iseran" milik mama masih ada, harapan saya sih masih tersimpan jadi kalau pas ada kesempatan mudik saya mau foto aahh, atau dibawa sekalian ya...
Demikianlah share saya, semoga bermanfaat.
Warm regards,
Wina Amir
Petis Rumahan
Selamat siang,
Sesuai janji saya untuk men-share pembuatan Petis rumahan. Berikut resepnya;
Bahan2:
1/2kg kulit dan kepala udang
1 1/2 lt air
Gula merah secukupnya
Garam secukupnya
Tepung tapioka secukupnya
Cara membuat:
Untuk teman-teman yang tinggal di luar negeri dan rindu dengan petis ini, bisa dibuat sendiri.
Semiga bermanfaat yah. Sharing is caring.
Salam petis,
Amanda Kusumo
Sesuai janji saya untuk men-share pembuatan Petis rumahan. Berikut resepnya;
Bahan2:
1/2kg kulit dan kepala udang
1 1/2 lt air
Gula merah secukupnya
Garam secukupnya
Tepung tapioka secukupnya
Cara membuat:
- Rebus ampas udang selama 45menit, saring
- Kaldu udang diberi garam dan gula (utk rasa petis sesuaikan dengan selera, atau kalau pedas bisa ditambahkan cabai)
- Rebus hingga mendidih, masukkan tepung tapioka
- Masukkan ke dalam wadah.
Untuk teman-teman yang tinggal di luar negeri dan rindu dengan petis ini, bisa dibuat sendiri.
Semiga bermanfaat yah. Sharing is caring.
Salam petis,
Amanda Kusumo
Bakso Kojek
Dear Trio Host TAH,
Jajanan yang satu ini tidak akan saya lupa. Namanya bakso Kojek, jajanan yang sudah ada sejak tahun 1980 bahkan mungkin sebelum itu. Bakso Kojek menjadi kegemaran sebagian besar anak-anak sekolah. Di daerah saya jajanan ini namanya bakso Kojek namun di beberapa daerah lain mungkin namanya berbeda, seperti di Bandung jajanan ini dinamakan Cilok.
Sekarang jajanan seperti ini sangat susah ditemui. Ketika kangen dengan bakso Kojek ini saya biasa membuatnya sendiri atau berdua ditemani mama, waaaaah serasa kembali ke jaman SD dulu !
BAKSO KOJEK
Resep : Lisa Tjan
Bahan bakso :
- 200 gr tepung terigu
- 100 gr tepung sagu
- 150 ml air panas
- 150 ml sampai dengan 200 ml air matang suhu ruang
- 1 siung Bawang putih
- 1/2 sdt merica
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt kaldu bubuk (jika suka)
- 1/4 sdt gula pasir
Air untuk merebus bakso :
- 1 liter
Bumbu saus kacang :
- 50 gr kacang tanah
- 2 buah cabai merah keriting
- 1 siung bawang putih
- 1 sdm gula merah
- 1/2 sdt garam
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm air jeruk limau
- Air matang 150 ml
- Minyak goreng 2 sdm
Cara membuat :
Bakso : campur tepung terigu, tepung sagu, garam, kaldu bubuk, gula pasir, aduk rata. Haluskan bawang putih dan merica,campurkan ke bahan tepung, aduk rata.
Tuangkan air panas, aduk cepat dan tambahkan air matang, aduk kembali hingga kalis dan adonan bisa dipulung.
Bulatkan adonan sebesar kelereng atau sesuai selera.
Panaskan air sampai mendidih, rebus bakso selama 10-15 menit sampai mengapung dan matang. Angkat, tiriskan.
Bumbu saus kacang : panaskan minyak, goreng kacang, bawang putih dan cabai hingga matang, angkat dan haluskan. Panaskan 150 ml air di wajan kemudian masukkan kacang, gula merah, garam dan kecap manis, aduk sampai mendidih dan agak mengental. Masukkan air jeruk limau. Aduk rata. Matikan api.
Sajikan bakso Kojek dengan saus kacang.
Salam,
Lisa
Calyx Cake & Pastry
www.calyxbeemine.blogspot.com
Pisgor Sambal Roa
Selamat malam para host njtiw....
Laporan pertamaku ini adalah makanan kesukaanku semasa kecil yaitu pisang goreng dengan sambal roa.Mama selalu bikin kudapan ini bila ada stock ikan roa dirumah oleh-oleh dari saudara yang tinggal dimenado yang datang berkunjung ke jakarta.
Ikan roa ini dibuat dari ikan terbang(garfish)yang diasapi supaya lebih awet,karena kadar airnya telah berkurang akibat proses asap tersebut.Bentuknya kecil dan panjang,warnanya kecoklatan dengan bercak bercak hitam karena asap.Ikan roa ini rasanya cenderung tawar dan biasa digunakan untuk sambal ataupun bahan penyedap dalam masakan,karena aroma asapnya yang khas.
Buat yang pertama kali merasakan mungkin akan terasa aneh,ko makan pisang goreng pake sambal tetapi setelah mencoba pasti akan ketagihan apalagi buat penyuka sambal.
Berikut resepnya....
Pisang goreng
Bahan:
7 buah pisang kepok/pisang tanduk
200 gr tepung beras
75 gr tepung kanji
3 sdt gula pasir
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng
Sambal Roa
Bumbu yang dihaluskan:
10 buah cabai merah keriting
10 buah cabai rawit merah
5 buah bawang merah
1 ruas jari jahe
1 buah tomat ukuran sedang
Garam secukupnya
2 ekor ikan roa
Cara membuat:
1.Kupas pisang,lalu belah menjadi 2 bagian atau bisa juga belah memanjang menjadi 4 belahan yang tetap utuh ujungnya seperti kipas.
2.Campur tepung beras,tepung kanji,gula dan garam dalam mangkuk.Tuangi air,aduk hingga adonan licin dan tidak menggumpal.
3.Panaskan minyak yang banyak dalam wajan dengan api sedang.Celupkam pisang kedalam adonan tepung,angkat dan masukkan ke dalam minyak panas.Goreng pisang secara bertahap hingga kuning keemasan.Angkat dan tiriskan.
Sambal Roa
1.Bersihkan ikan roa,buang tulangnya dan haluskan.Sisihkan.
2.Tumis bumbu yang dihaluskan dengan minyak banyak hingga harum,masukkan ikan roa,aduk sejenak hingga matang.Angkat dan sajikan bersama pisang goreng.
Lolynms
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Bugis
ini laporan yang ke 9
Salah satu jajanan favorite juga, kalau ke Pasar Pamoyanan Bandung pasti beli kue bugis. Katanya kue ini berasal dari Makassar.
thanks to Indri Wulantrisna dari Mommindri Cakes yang merujuk resep ini, thanks ya Ndri, huuug...
berikut resepnya
Kue Bugis
Bahan Kulit: (dari Sajian Sedap)150 gram tepung ketan putih
50 gram kentang kukus, dihaluskan
20 gram gula tepung
1/4 sendok teh garam
100 ml santan dari 1/4 butir kelapa, dipanaskan, ukur 75 ml, biarkan hangat
15 ml air suji (dari 15 lembar daun suji dan 3 lembar daun pandan)
2 tetes pewarna hijau
1/2 sendok teh minyak goreng
daun pisang muda untuk membungkus
Bahan Isi:
50 gram kelapa parut kasar
25 gram gula merah, sisir halus
1/8 sendok teh garam
1 lembar daun pandan
25 ml air
Cara Pengolahan :
1. Isi: campur semua bahan isi. Masak bahan isi sambil diaduk sampai kalis. Dinginkan.
2. Kulit: aduk rata tepung ketan putih, kentang, gula tepung, dan garam.
3. Masukkan santan hangat, air suji, dan pewarna hijau sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan minyak goreng. Uleni rata.
4. Ambil sedikit adonan kulit. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat. Pipihkan sedikit. 5. Letakkan di atas daun pisang yang dioles tipis minyak.
6. Kukus 15 menit dengan api sedang sambil sesekali dibuka setiap 2 menit sampai matang.
Karena saya suka kue bugis yang pakai kuah (kalo ga salah namanya santan areh) saya search dan dapat resep ini dari eresep.com
Bahan:1000 ml santan dari 2 kelapa (pakai kara dicampur air)
1 sdt garam
4 lbr daun pandan
4sdm tepung beras dilarutkan dengan 4 sdm air
Cara membuat:1. rebus santan dengan garam dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.
2. kentalkan dengan tepung beras yang dilarutkan dengan air masak sampi meletup letup
Saya buat kuahnya seperempat resep aja
untuk penyelesaian letakkan kue bugis di daun pisang muda, beri kuahnya kurang lebih 1 sdt.
Intan Permatasari
Kue Pisang
ini laporan yang ke 8, hehehehe...
Kue ini saya sukaaaaa banget, Papa saya sering beliin dari sewaktu saya masih kecil.
Dulu pernah sih makan kue pisang yang rasanya seret ke tenggorokan, ga tau kenapa.
Tapi resep yang satu ini menurut saya enak bangeeet, mirip sekali sama yang Papa saya sering beliin dulu...
Miss you Pa...
Berikut resepnya dari Sajiansedap.com
Selamat mencoba !
Kue Pisang
750 ml santan dari 1 butir kelapa (pakai Kara dicampur air)
150 gram gula pasir
1 sendok teh garam
250 gram tepung beras
50 gram tepung sagu
250 ml santan dari 1/4 butir kelapa (pakai Kara dicampur air)
3 buah pisang tanduk, dikukus, dipotong-potong miring
daun pisang muda untuk membungkus
Cara membuat:
1. Campur 750 ml santan, gula pasir, garam, dan tepung beras.
2. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai meletup-letup dan kental. Angkat.
3. Campur tepung sagu dan 250 ml santan. Aduk rata.
4. Masukkan ke dalam campuran tepung beras. Aduk sampai licin dan mengkilat.
5. Ambil daun pisang muda. Sendokkan adonan. Letakkan sepotong pisang. Tutup lagi dengan adonan. Bungkus kotak.
6. Kukus di atas api sedang 30 menit sampai matang.
Intan Permatasari
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpeg)



